Penyebab Nyeri Pada Rahang

0
42

.Jakarta, Ketika ingin bicara atau makan, tiba-tiba
rahang sulit sekali digerakkan karena ada rasa nyeri yang mengganggu.
Kenapa seseorang bisa mengalami nyeri di rahang saat akan membuka
mulutnya. Apa yang menyebabkan nyeri tersebut?

Kondisi ini dapat
terjadi karena adanya masalah pada gigi atau kondisi sistemik lainnya.
Nyeri pada rahang bisa disebabkan oleh berbagai macam masalah medis,
beberapa orang mengatasinya dengan cara berkunjung ke dokter gigi atau
dokter umum.

Seseorang harus segera mencari bantuan untuk
mengatasi hal ini, karena bisa membuat orang menderita dan tidak leluasa
melakukan kegiatan yang melibatkan mulut dan rahang.

Seperti
dikutip dari Wisegeek, Rabu (19/5/2010) penyebab dari nyeri
rahang dibagi menjadi dua kategori yaitu primer dan sekunder, yakni:

Nyeri
rahang primer

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh suatu
gangguan yang melibatkan rahang secara langsung. Rasa nyeri ini bisa
dirawat oleh dokter gigi, ahli bedah maksilofasial atau dokter THT.

Nyeri
rahang sekunder

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh adanya
gangguan di tempat lain, tapi rasa sakitnya hingga mencapai rahang.
Untuk mengatasi kondisi ini kemungkinan membutuhkan jasa dari dokter
spesialis di bidang lain.

Sedangkan penyebab spesifik dari nyeri
rahang yang dirasakan saat seseorang akan membuka mulut untuk berbicara
atau makan adalah:

  1. Trauma rahang, seperti rahang patah atau bruxism (kepalan tinju dari
    gigi).
  2. Adanya pembengkakan, tumor atau infeksi di rahang.
  3. Masalah pada mulut seperti gigi berlubang, gigi yang patah atau gigi
    yang tumbuh di luar jalur sehingga melukai rahang. Selain itu pemulihan
    dari pembedahan mulut terkadang menimbulkan efek rasa nyeri di rahang.
  4. Masalah pada tulang rahang, seperti tulang menggertak atau
    pertumbuhan tulang rahang yang berada di luar batas dan kadang muncul
    pada orang tua.
  5. Gangguan pada sendi, seperti artritis, kelainan sendi rahang (TMJ
    atau Temporomandibular joint) yang ditandai dengan peradangan kronis
    dari sendi tulang.
  6. Infeksi sinus, infeksi ini bisa menyebabkan nyeri rahang karena
    adanya tekanan di telinga dan rongga sinus sehingga berdampak pada
    rahang.
  7. Beberapa kondisi medis lain juga terkadang disertai dengan nyeri
    rahang seperti migrain, tetanus, keracunan strychnine atau penyakit
    Caffey.

Meskipun rasa nyeri ini bisa ditahan, seseorang harus tetap
mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Rasa nyeri di rahang
ini akan hilang jika penyakit yang mendasarinya terobati.

Namun
jika berlangsung terus menerus dapat menurunkan produktivitas dan
efisiensi, seperti membuatnya sulit untuk berbicara dengan orang lain
atau makan sehingga asupan energi dalam tubuhnya berkurang.

SHARE