Minder Karena Latar Belakang Pendidikan Pasangan

0
51

.Saya seorang ibu rumah tangga. Suami saya bekerja sebagai eksekutif pada sebuah BUMN. Saat ini, sebagai seorang istri, saya merasa mendapat tuntutan yang lebih besar, karena karir suami saya sedang menanjak. Saya harus dapat menyesuaikan diri dengan posisi suami. Padahal, secara akademis saya tidak apa-apanya dibanding dia. Pendidikan saya Cuma SLTA. Karena itu, saya merasa tidak mampu mengimbangi posisi suami. Dan akibatnya, saya merasakan akhir-akhir ini suami berskap dingin pada saya. Saya menjadi bingung. Apa yang harus saya lakukan unutk mempertahankan keutuhan keluarga kami? Saya mohon, Bapak/Ibu Pengasuh sudi memberikan solusi terhadap permasalahan saya ini.

Andien
Jakarta

Jawab

Ibu Andien yang baik,

Kemajuan karir suami Ibu tentu akan berdampak bagi Ibu sekeluarga. Dampak tersebut dapat menyebabkan perubahan baik ekonomi maupun social bagi Ibu dan keluarga. Perubahan adalah hal yang wajar mengingat manusia adalah makhluk dinamis yang terus bergerak seiring waktu. Melihat karir suami Ibu yang menanjak secara cepat, menurut saya lumrah bila terjadi beberapa perubahan. Hanya saja bagaimana kita sebaiknya menyikapi perubahan itu. Dengan adanya perubahan tersebut maka diperlukan suatu penyelesaian pula bagi Ibu dan keluarga.

Keluhan Ibu, mengenai ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan posisi suami, dalam surat Ibu kurang menceritakan gambaran rilnya seperti apa. Saya rasa tingkat pendidikan yang berbeda antara Ibu dan suami, bukan merupakan hambatan bagi Ibu untuk menyesuaikan diri dengan posisi suami. Hanya memang diperlukan suatu usaha dan kerja keras. Usaha itu dapat diperoleh dengan cara Ibu banyak mencari informasi, baik dari media maupun buku bacaan, mengikuti kursus-kursus keterampilan, atau mengikuti secara aktif perkumpulan Ibu-Ibu/istri-istri yang ada di kantor suami Ibu. Selain itu, Ibu harus lebih banyak berkomukasi dengan suami, ataupun orang lain, sehingga Ibu dapat bertukar informasi yang didapatkan.

Dengan banyaknya informasi dan komunikasi yang Ibu lakukan, tentu akan menambah wawasan dan pengetahuan Ibu. Hal ini tentu akan menambah kepercayaan diri dalam menunjang kemajuan karir suami. Untuk mempertahankan keutuhan keluarga, memang diperlukan usaha bersama. Ibu perlu lebih banyak berkomunikasi dengan suami, sehingga Ibu dan suami mengetahui apa yang diinginkan dan diharapkan dari pasangannya. Jika ternyata masalah yang menyebabkan dinginnya suami, karena ketidakmampuan Ibu untuk menyesuaikan diri dengan posisi suami, maka Ibu harus lebih banyak menambah pengetahuan dan wawasan Ibu, sehingga suami dapat menjadikan Ibu sebagai teman diskusi bagi suami dan partner yang mendukung bagi kemajuan karir suami.

Keinginan Bu Andien untuk mempertahankan rumah tangga adalah kunci penting, sehingga saya yakin Bu Andien bisa melalui masalah yang Ibu hadapi.

Saya harap Ibu dan suami dapat membangun kembali mahligai rumah tangga, sehingga karir suami Ibu semakin baik, dan Ibu menjadi partner yang seimbang bagi suami. Saya pecaya Ibu bisa menghadapi perubahan tuntutsn peran yang diharapkan suami Bu Andien. Tidak perlu memikirkan pendidikan Ibu yang hanya tamat SMA, ataupun Ibu tidak dapat mengimbangi pendidikan suami Ibu. Bicarakan dengan suami mengenai kegelisahan Ibu terhadap perubahan suami dan jangan lupa untuk selalu menjaga sikap baik dan menunjukka dukungan positif terhadap kemajuan karir suami Ibu.

SHARE