A day in Japan with Lady Gaga

0
40

.Joanne Angelina Germanotta a.k.a Lady Gaga,23 tahun adalah fenomena. Namun ketika ia tidak berada di atas panggung, ia sama halnya dengan manusia biasa, melakukan aktivitas dan hobinya. Seperti ditulis situs interview, Lady Gaga bercerita tentang sekelumit kehidupannya, tato yang dibuatnya serta proyek fotonya bersama fotografer legendaris Jepang Araki.

Interview : Album Anda The Fame sukses tahun lalu dan 2009 disebut-sebut sebagai tahunnya Lady Gaga, bagaimana perasaan Anda?

Lady Gaga : Ini adalah titik balik saya sebagai musisi, saya bangga pada fans saya (baca:Little Monster) semua ini tidak lebih karena saya diterima banyak kalangan.

Interview : Anda membuat 2 tato di Jepang.Bisa diceritakan darimana idenya?

Lady Gaga : saya sangat terinspirasi tulisan Rainer Maria Rilke, di Jerman ia sempat menulis kalimat ini Confess to yourself in the deepest hour of the night whether you would have to die if you were forbidden to write. Dig deep into your heart, where the answer spreads its roots in your being, and ask yourself solemnly, Must I write? Hanya saja tidak mungkin menuliskannya, terlalu panjang bukan? Jadi saya hanya membuat simbolnya saja.

Interview : Pengalaman terbaik Anda selama melakukan tur di Jepang ?

Lady Gaga : Ini pengalaman menarik dalam saya, senang bisa memiliki kesempatan untuk berkolaborasi bersama fotografer legendaris Jepang, Araki. Ia bukan saja memotret fisik saya semata namun lebih dari itu ia memotret jiwa saya. Semalaman kita menghabiskan waktu di kafe milik Araki, disana ia melukis saya dan mengabadikannya dalam lensa.

Interview : Terakhir, apa arti fans untuk Anda?

Lady Gaga : Fans adalah separuh jiwa saya, semua karya saya adalah dedikasi untuk mereka.(int/dew)

Disadur dari situs interview

SHARE