Ini Arena Milik Wanita!

0
71

.
Ya, sekarang adalah era para wanita unjuk kemampuan dalam dunia fashion!

Kekuasaan yang bisa jadi tolak ukur kemampuan seseorang untuk berkarya mungkin identik dengan kaum pria. Namun lain halnya dengan lingkaran mode dunia. Di sini adalah tempatnya wanita-wanita tangguh menampilkan diri untuk menjadi persona yang paling berpengaruh. Well, move over, Gentlemen! Aksi mereka kian ditiru dan ucapannya layaknya perintah yang mesti segera dipenuhi. Dan tak hanya berhenti sampai di situ! Melesatnya atau jatuhnya sebuah tren, seorang desainer, model serta fotografer fashion pun terkesan berada di tangan mereka. Nah, siapa saja yang layak disebut sebagai ikon dengan influence paling besar di kancah gaya?

Editor Ternama
Siapa sih yang masih belum akrab dengan nama-nama semisal Anna Wintour dari Vogue US, Carine Roitfeld dari Vogue Paris, serta Glenda Bailey dari Haper?s Bazaar US? Ya, mereka adalah tangan tangan dingin di balik lembaran halaman majalah berkilau yang setiap bulan jadi pujaan wanita di seluruh dunia. Sebenarnya apa yang menyebabkan editor ini menjadi sosok yang begitu powerful? Well, sudah jadi bagian dari pekerjaan mereka untuk menentukan tren musim ini serta menjadi jembatan melesatnya seorang kreator fashion baru. Maka tak heran jika posisi para editor majalah raksasa dunia memiliki peran yang sangat penting dalam perputaran mode. Jika seorang model muda menjadi kesayangan Anna Wintour, sudah dapat dipastikan kariernya dalam majalah Vogue akan memperoleh spotlight paling cerah. Ini bukan perkara pilih kasih. Para editor telah membuktikan kemampuan mereka dalam mengolah mode menjadi sebuah seni. Sehingga pantas ketika ide serta pilihan mereka menjadi tak terbantahkan. Mutlak serta absolut dan mampu menjadi inspirasi wanita di seluruh belahan dunia.

Wanita dan Bisnis
Meski dekat dengan dunia seni tak dapat dipunkiri bahwa fashion adalah sebuah industri besar dipenuhi pebisnis penuh ide kreatif. Seperti perusahaan LVMH, grup besar tempat Dior, Louis Vuitton serta Kenzo bernaung, yang memiliki Delphine Arnault untuk mengepalai divisi sepatu dari Dior. Delphine, satu-satunya wanita di antara 15 kepala divisi lain, menjadi penentu tren footwear paling baru versi Dior. Accomplishment yang cukup mengagumkan, bukan? Lain halnya dengan Mary- Kate dan Ashley Olsen. Duo trendsetter muda terdepan ini bersama Dualstar Entertainment Group telah sukses menjadi ratu pengusaha fashion retail untuk remaja. Dengan pendapatan lebih dari $400 juta per tahunnya, apa pun yang dipasarkan atas nama Mary-Kate dan Ashley, saat ini memiliki kepastian untuk jadi tambang emas serta laris dikejar penggemarnya. Sebuah kekuatan daya tarik yang sungguh luar biasa!

Sinar Para Bintang
Masyarakat mode kini telah bergeser menjadi penikmat para selebriti. Dan aksi busana mereka sehari-sehari maupun di atas red carpet jadi ajang paling ditunggu! Kemampuan mereka menghipnotis serta membujuk wanita untuk memburu item seperti yang dikenakan para bintang bukan lagi hal yang bisa dipandang sebelah mata. Sebut saja sang fashion darling, Victoria Beckham. Meski tak lagi meluncurkan album baru, Vic B tak pernah absen jadi incaran paparazzi dan apa pun yang dikenakannya hari ini otomatis menjadi tren terkini keesokan harinya. ?Penjualan Loewe meningkat pesar setelah Victoria terlihat menjinjing Calle bag milik kami,? ujar Clemente Hernandez-Sanches, Business Development Director dari Loewe. Ada pula Beyonce Knowles yang dengan keberaniannya berhasil membuat paduan suit dan shorts menjadi pantas dikenakan ke acara semi formal. Plus signature style-nya, chandelier earrings berukuran esktra yang terkesan sangat 80s, kini telah diterima sebagai acuan gaya tersendiri. Now, that?s something!

(sumber: Cosmopolitan Indonesia)

SHARE