Man Summer Blazer

0
63

.Di setiap akhir pekan, biasanya undangan berbagai acara mengalir dengan derasnya. Dari gelaran formal hingga semi formal, mulai dari lunch meeting dengan klien potensial , cocktail party hingga undangan seremonial. Elemen fashion blazer cukup menjadi senjata ampuh untuk membungkus kemeja yang kusut sehingga Anda tampak lebih rapi dan percaya diri. Kini jenis blazer pun semakin variatif. Biasanya di awal tahun kita direkomendasikan berbagai jenis summer blazer.

Jenis blazer ini cenderung kasual, bisa jadi karena desain yang sederhana, potongan yang tidak terlalu pas badan, pemilihan material ringan seperti linen, katun, mohair, drill, madras, poplin, shantung dan seersucker namun teknik tailor pun tetap kental. Warnanya pun cukup kasual dan cenderung stylish seperti biru muda, beige, cream, tan, abu-abu, kuning, warna pasir dengan komposisi pastel. Biasanya aksen kusut dan kerut dihadirkan untuk kesan kasual.

Pada sejarah mode, summer blazer dikategorikan outerwear yang lahir pada 1920 dan paling diminati sepanjang zaman. Istilah mode lainnya yaitu sports jacket yang kerap digunakan kaum terpelajar di Inggris sehingga lahir sebutan British look bagi yang mengenakan elemen ini. Motif plaid dan polos paling dominan dengan palet putih yang dandy. Detailnya kancingnya selalu single breasted dengan penempatan kantong di kedua sisi pinggang saja.

Bagian pundak blazer juga tidak terlalu kaku agar kasual dan mudah dipadankan dengan jenis berbagai jenis celana, mulai dari celana katun  ingga denim. Banyak profil pria perlente masa lampau mengenakannya, sebut saja Sean Connery, Jimi Hendrix, Brad Pitt hingga Ed Westwick, aktor era kini. Untuk yang terbaik, rumah mode Savile Row di London dikenal sebagai ?juara? produsen summer blazer . Sedangkan ?pemain? Milan, Canali dan Ermenegildo Zegna boleh jadi referensi.
 

Reportase dari panggung musim semi dan panas, banyak rumah mode melansir summer blazer. Contohnya saja Dolce & Gabbana dan Yohji Yamamoto, yang tampil total dengan pilihan palet putih bersih. Sedangkan permainan motif garis label Paul Smith, Junya Watanabe dan Banana Republic meghadirkannya dengan porsi tebal hingga tipis. Soal warna, Louis Vuitton, Lanvin dan Gap paling pintar memilihkannya untuk Anda. Warna primer seperti biru, merah, kuning hingga oranye, diramu dengan komposisi pastel sehingga tetap maskulin.

(sumber: Esquire Indonesia)

SHARE