Menjadi Orang Tua Kantoran Yang Sukses

0
45

.Salah satu problematika kehidupan rumah tangga di kota metropolitan adalah kenyataan bahwa kedua orang tua harus bekerja. Namun di sisi lain, peran ibu terutama sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Oleh karena itu perlu strategi untuk menjadi ibu yang bijaksana memberikan waktu untu si kecil meski didera kesibukan karena pekerjaan kantor.

1. Waktu
Hubungan orangtua-anak yang baik memerlukan waktu yang memungkinkan mereka berkumpul secara fisik. Tidak perlu berjam-jam. Yang penting orangtua konsisten meluangkan waktu bersama anak-anak hampir setiap hari. Ketika bersama mereka, jauhkan gangguan dan konsentrasikan perhatian pada mereka. Waktu adalah tonggak penyangga pengasuhan yang baik.

2. Jadilah pendengar yang baik
Bila anak mengetahui bahwa kita benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan, mereka akan lebih bersemangat untuk berbagi perasaan dan pikiran. Sebaliknya, kalau orangtua merendahkan gagasan anaknya atau ‘rajin’ mengkritik kata-kata atau perilakunya, anak akan menarik diri dan memilih lebih dekat kepada teman. Karenanya, jika ingin memiliki pengaruh dalam kehidupan anak, jadilah pendengar yang baik. Mereka akan menerima bila kita membantu mereka memecahkan masalah.

3. Tentukan harapan yang jelas
Jangan ragu untuk berbagi dengan anak Anda. Jelaskan padanya harapan-harapan Anda terhadapnya, supaya iapun termotivasi dalam mengambil tindakan.

4. Jangan membiarkan rasa bersalah
Banyak orangtua merasa bersalah karena bekerja seharian di luar rumah. Sebagai kompensasinya, mereka membiarkan anak berperilaku buruk dan tidak disiplin. Orangtua yang baik adalah yang tegas. Merasa bersalah merupakan tindakan kontraproduktif. 

5. Jangan gantikan kasih sayang atau waktu dengan uang
Memang penting mengajari anak bagaimana mengelola uang. Tapi jangan gunakan uang sebagai pengganti waktu atau kasih sayang kita. Tanamkan kepada anak bahwa membeli sesuatu dengan bekerja manfaatnya akan lebih terasa.

6. Hindari sering berganti pengasuh.
Satu dari kebutuhan psikologis anak yang penting adalah, ia terasuh dengan baik dan penuh kasih secara terus-menerus. Karena itu kita memerlukan pengasuh. Dengan menggunakan pengasuh kecemasan kita akan berkurang selama kita bekerja. Berikan kesempatan untuk terciptanya keakraban dan kedekatan antara anak dan pengasuh. Hati-hati karena pola ini bisa jadi membahayakan anak Anda.

7. Lakukan pengawasan.
Meski tampaknya Anda melonggarkan keputusan anak, namun sebaiknya jangan abaikan aktivitas ini. Dengan teknologi semacam CCTV, dapat Anda aplikasikan untuk mengawasi kegiatan anak selama Anda pergi ke kantor.

8. Beri perhatian lebih saat ia baik
Jangan salah, memberikan perhatian saat anak Anda berperilaku baik dapat membuatnya merasa nyaman. Jadi jangan hanya memperhatikan anak Anda pada saat ia sedang menjengkelkan.

9. Hukuman itu untuk mendidik
Orangtua yang bekerja di luar rumah cenderung mengalami kelelahan dan mudah jengkel. Mereka lebih mudah kehilangan kontrol terhadap anak. Ini dapat menimbulkan masalah. Jangan pernah menghukum anak ketika kita sendiri tidak dapat mengontrol diri. Gunakan hukuman untuk mendidik, bukan untuk melampiaskan kemarahan.

10. Berikan teladan dalam relasi
Hindari beradu argumen dengan pasangan di depan anak. Tunjukkan suasana harmonis antara Anda dengan pasangan di depan anak-anak. Dari situlah mereka kemudian akan meneladani sikap kedua orang tuanya.(dew)

SHARE