Read before Bali

0
35

.Ditulis oleh tiga warga negara asing yang memutuskan untuk tinggal di Bali, membuat ketiga buku ini memiliki sudut pandang mereka sebagai pendatang sekaligus memaparkan cara menikmati Bali sebagai bagian dari masyarakatnya. Cocok dibaca sebagai referensi bagi Anda yang ingin menikmati Bali dengan cara yang berbeda.

Fragant Rice – Janet De Neefe

Fragant Rice adalah sebuah memoir yang menceritakan tentang kisah penulisnya dari mulai pertama jatuh cinta dengan Bali berpuluh-puluh tahun yang lalu hingga kini ia menetap di sana sebagai pemilik beberapa bisnis seperti Casa Luna, Indus, dan lainnya. Dimulai dengan tulisan menyentuh hati mengenai bom Bali hingga detil kecintaan si penulis akan budaya, kehangatan penduduk, dan terutama pada makanannya. Passion si penulis terhadap keajaiban Bali terekam dengan nyata dan dengan mudah menular bagi pembacanya. Buku ini juga dilengkapi dengan resep-resep masakan yang dipelajarinya selama berada di Bali.

Eat, Pray, and Love – Elizabeth Gilbert

Dalam pencariannya atas kenikmatan hidup di Italy maupun pencapaian spiritual di India, Elizabeth Gilbert menemukan keseimbangan atas keduanya di Bali. Di tengah karir dan kehidupan yang sempurna, penulis memutuskan untuk keluar dan memulai pencarian terhadap diri di tiga belahan dunia; Italia, India, dan Indonesia. Sang penulis menutup perjalanannya dan merangkum seluruhnya dalam keseimbangan yang ia temukan di Bali. Hasilnya, sebuah referensi travel yang ditulis secara apik dan menarik.

A Little Bit One O’clock – Willian Ingram
Bercerita mengenai hubungan antara kehidupan seorang warga negara Amerika dengan sebuah keluarga di Bali. Buku ini menceritakan tentang budaya dan tradisi yang lekat dengan kehidupan di Bali.  Dituturkan dengan jujur dan tidak menggurui, buku ini cocok untuk Anda yang tertarik mengenal lebih dekat mengenai budaya Bali dan hubungan antar manusia dalam keluarga di sana.

SHARE