Peugeot 308 RCZ 2.0 l HDi

0
32

.Tawaran Adrenalin Si Logo Baru
Inilah refleksi sesungguhnya dari semangat dan logo baru Peugeot. Performa mesin bensin dan diesel-nya sama-sama impresif.

RCZ, yang muncul pertama kali sebagai concept car di Frankfurt Motor Show 2007, dan dipastikan dijual massal saat Geneva Motor Show 2008, menawarkan karakter dan penjiwaan produk Peugeot terbaru itu. Kombinasi desain interior dan eksterior yang ciamik, performa mesin dan suspensi, serta kenikmatan mengemudi yang agresif dan terintegrasi, menjadi kombinasi yang kuat sebagai nilai lebih sport coupe ini dibanding kompetitornya.

Sesuai permintaan, kami dibekali 2 unit RCZ berbeda mesin. Yang satu bermesin bensin 1,6 liter THP Twin-scroll Turbo berdaya maksimum 196 hp pada 5,500-6,800 rpm, serta torsi maksimum 275 Nm pada  1,700-4,500 rpm. Sedangkan lainnya, bermesin diesel  2.0 liter HDi dengan variable-geometry turbo bertenaga 160 hp pada 3,750 rpm, serta torsi maksimum 340 Nm pada 2,000-3,000 rpm. Keduanya dilengkapi transmisi yang sama, manual 6-speed.

Akselerasi responsif yang ditawarkan berkat aplikasi fitur Extreme Conventional Combustion System (ECCS), variable-geometry turbo, serta pompa bahan bakar high-pressure hingga hingga 2,000 bar di sistem common rail dan solenoid injektornya. Tak heran kalau mesin diesel RCZ butuh bahan bakar solar dengan kandungan sulfur di bawah 200 ppm. Berdasarkan klaim pabrikan, mesin diesel RCZ standar Euro-5 ini hanya meminum solar 18-19 kpl, dengan emisi CO2 hanya sebesar 139 gr/km.

Piringan rem cakram depan berdiameter 340 mm dan 290 mm di roda belakang, member jaminan deselerasi lebih pendek. Untuk versi diesel menggunakan velg 19 inci dengan lebar tapak ban 235/40, membuat lebih stabil dan mantap di traksi. Perangkat ESP menjadi standar , berikut DSC, EBD, EBA, traction control, serta hill assist. Untuk merasakan sensasi lain, silakan matikan tombol ESP sehingga DSC, EBD, dan EBA tak berfungsi.

Kinerja sistem kemudi, suspensi,serta mesin yang bertenaga, membuat segala manuver di tikungan tajam, menanjak, hingga banyak kelokan hairpin mudah dilalui RCZ tanpa gejala bergeser sedikitpun.

Struktur chassis lebih rigid yang dikembangkan dari ‘platform 2’ ini juga memberikan tingkat rigiditas tinggi yang bersinergi dengan kemampuan suspensi di keempat rodanya.  Selain struktur chassis, kunci kestabilan RCZ yang menjadi nilai lebih dibanding kompetitornya itu berkat sistem suspensi kompak dan nyaman, tinggi mobil yang rendah, titik ‘low centre of gravity’ lebih rendah dari hatchback biasa, bodi lebih lebar 30 mm dari hatchback, serta sumbu roda lebih lebar 44 mm (depan) dan 63 mm (belakang) dari sebuah hatchback.

Meski ber-platform sport coupe, RCZ memiliki interior yang nyaman di kelasnya.  Semua jok depan-belakang berlapis kulit. Konturnya dibuat ergonomis, menjepit tubuh, dan berposisi rendah agar ideal mendapatkan kualitas berkendara terbaik dari RCZ. Material dashboard dan trim pintu juga berlapis kulit Nappa yang diimbuhi aksen krom, membuat RCZ terkesan mewah. Panel instrumen juga mudah dipantau dan dijangkau.

Sistem audionya juga memanjakan pengendaranya. Sistem audio multimedia ini terintegrasi dengan sistem navigasi satelit dengan format 3D pada layar LCD. Petanya mencakup seluruh daratan Eropa dengan kapasitas 40GB. Headunit-nya mampu memainkan MP3, CD, DVD, WMA player, konektor RCA, konektor USB, SD-Card reader, hingga 3-band RDS radio berikut 6-speaker dari JBL dan sebuah power amplifier 240W.

Keunggulan
– Agresif dan responsif
– Kencang tapi irit dan ramah lingkungan
– Handling stabil

Kekurangan
– Kabin kurang senyap
– Pedal kopling agak berat

Data & Fakta              
Mesin : 4-silinder segaris, 1.997 cc diesel
Daya  maks.: 160 hp @ 3.750 rpm  
Torsi maks. : 340 Nm @ 2.000-3.000rpm      
Girboks : Manual, 6-speed
Akselerasi : 0 – 100 kpj
Konsumsi BBM (est.) : 18-19 kpl

(sumber:Autocar Indonesia)

SHARE