Ruang Kerja Keluarga

0
19

.Kerja tak hanya di kantor saja. Memiliki area kerja di rumah tampaknya sudah menjadi kebutuhan. Tak hanya digunakan oleh Anda dan pasangan, tapi dapat juga dimanfaatkan oleh buah hati tercinta. Simak tips menatanya!

Kini, ruang kerja tak lagi berfungsi sebagai tempat kerja semata, tapi juga menjadi area interaksi antar anggota keluarga. Selagi ayah dan ibu bekerja, anak-anak dapat turut mengerjakan PR atau menggambar di ruang yang sama. Ruang kerja yang biasanya terasa privat, kini menjadi lebih ?terbuka? dan fungsional.

Ayah dan Ibu
Tuntutan pekerjaan membuat ayah dan ibu memiliki area kerja masing-masing. Selagi ayah bekerja, ibu juga tetap dapat menyelesaikan deadline-nya. Pemisahan tak harus membuat perbedaan nyata. Furnitur dapat diselaraskan, hanya aksesori saja yang disesuaikan dengan selera masing-masing pemilik meja.

Anak – Anak
Membaca sambil bersantai menemani anak-anak menggambar, atau sekadar ?belanja ide? lewat buku-buku referensi dapat dilakukan di sudut duduk yang nyaman. Hiasi dengan bantal-bantal. Tempat duduk juga dapat didesain khusus agar dapat berfungsi ganda sebagai tempat penyimpanan.

Ruang kerja harus bisa merangsang kreativitas. Sediakan rak-rak buku dan tempat penyimpanan yang tertutup untuk berkas-berkas yang tidak seragam. Jangan lupa tambahkan pajangan yang bersifat fungsional seperti kumpulan krayon dan spidol milik anak-anak. Untuk sentuhan personal, pajang hasil karya si kecil. Hal ini juga akan membuat anak-anak terpicu untuk terus berkarya.

(sumber : GH Indonesia)

SHARE