Kapan Saat Yang Tepat Untuk…

0
41

.…berenang?
Mengajak si kecil berenang lebih baik dilakukan sejak dini agar ia tidak keburu memiliki ketakutan terhadap air dan kedalaman. Tetapi Anda perlu menunggu sampai si kecil kuat mengangkat kepalanya sendiri. Selain itu, bayi Anda perlu mendapatkan imunisasi lengkap agar ia tidak rentan terhadap kuman di air. Kesimpulannya, bayi usia 4-6 bulan sudah bisa Anda ajari berenang.

…membeli sepatu pertamanya?

Saat bayi Anda bisa melangkah, ia mulai merambat dan menjelajah segala wilayah di rumah. Pada masa ini, lebih baik bayi Anda melakukannya dengan telanjang kaki. Bila ia memakai sepatu saat ia belum lancar berjalan, kakinya akan terbeban dari beratnya sepatu. Tetapi jika Anda akan mengajaknya berjalan-jalan di luar rumah, Anda bisa memakaikannya sepatu yang ringan dan nyaman.

…ia memiliki kamarnya sendiri?
Balita Anda bisa memiliki kamar sendiri sesegera mungkin setelah ia sudah tidak lagi bangun tengah malam untuk menyusu pada Anda. Biarkan ia merasa nyaman dan akrab dengan kamarnya. Caranya dengan memindahkan semua barangnya ke kamar tersebut. Jadi setiap kali ia perlu ganti baju, mengambil mainan, atau belajar, ia melakukannya di kamarnya sendiri. Saat tidur siang dan malam, ia sudah tahu harus pergi ke kamar yang mana.

…transisi dari botol ke gelas?
Terlalu lama menggunakan dot bisa membuat pertumbuhan gigi balita Anda bermasalah. Sejak ia berusia enam bulan, mulailah perkenalkan ia dengan gelas bertutup yang memiliki regulator agar tidak mudah tumpah. Awali dengan minum air putih dengan gelas ini. Targetnya, pada saat ia berusia satu tahun, ia tidak lagi bergantung pada botol susu.

…menonton di bioskop?

Mengajak anak Anda untuk memperhatikan suatu hal yang sama untuk jangka waktu yang lama adalah hal yang tidak mudah. Ini tergantung pada cakupan perhatian masing-masing anak. Biasanya jika anak usia di bawah tiga tahun diajak ke bioskop, ia akan lebih suka memperhatikan lampu-lampu kecil di tangga lalu berlarian mondar-mandir di sana. Ketika ia menonton sebentar lalu melihat berondong jagung, ia akan memilih untuk bermain-main dengan itu. Coba ajak ia nonton DVD di rumah. Jika ia betah duduk diam dan memperhatikan layar kaca selama 1-2 jam, berarti ia sudah bisa diajak ke layar lebar.

…berjalan-jalan tanpa kereta?
Setiap anak tumbuh dan berkembang dalam usia yang berbeda-beda. Ada anak yang lebih cepat berjalan atau lebih cepat berbicara. Umumnya, anak sudah bisa berjalan sendiri di usia 18 bulan dan sudah bisa berlari di usia dua tahun. Bila ia sudah bisa berjalan tanpa digandeng, sebaiknya ia tidak duduk di kereta dorong. Batita Anda membutuhkan banyak latihan gerak serta aktivitas yang membakar kalori. Tetap bawa keretanya, kalau-kalau ia lelah di tengah jalan karena kekuatannya masih sangat minim.

…pindah dari boks bayi ke ranjang besar?

Tahap-tahap tempat tidur anak biasanya dimulai dari boks bayi dengan kasur di atas, dekat dengan bibir boks. Ketika si kecil sudah bisa duduk dan merangkak, kasur pun diletakkan di dasar boks. Semakin besar, ia sudah bisa berjalan dan memanjat. Amatlah berbahaya bila batita Anda memanjat keluar dan terjatuh dari boksnya. Sebelum ia bisa memanjat keluar dari boksnya, pindahkan ia ke ranjang besar.

…ke dokter gigi?
Karena ruangan dokter gigi biasanya menakutkan bagi anak-anak (bahkan mungkin bagi Anda juga), sebaiknya perkenalkan dokter gigi sedini mungkin. Sebenarnya, sejak Anda hamil, Anda perlu rajin ke dokter gigi. Lanjutkanlah dengan membawa si kecil saat Anda check-up. Meski giginya baru dua, perkenalkan ia pada dokter gigi Anda dan para suster agar setidaknya ia mengenal orang-orang di sana. Ketika ia berusia 1-2 tahun dan gigi susunya sudah lengkap, periksakan giginya. Meski ia belum “bersentuhan” dengan permen atau cokelat, gigi si milk-a-holic Anda ini bisa keropos karena gula dari susu yang ia minum.

…memulai latihan ke toilet?
Anda boleh memasang target, pada saat ia berusia tiga tahun, ia sudah bisa buang air di toilet. Untuk mencapainya, Anda perlu memperhatikan kebiasaan dan perkembangan si kecil. Pada saat ia berusia 1,5-2 tahun, jangan pakaikan diaper selama satu hari penuh. Lihat reaksinya saat ia mengompol. Jika ia kaget dan menangis, artinya ia belum siap. Coba lagi beberapa waktu kemudian. Jika ia memanggil Anda saat ia mengompol, artinya ia sudah punya kesadaran. Katakan padanya untuk memanggil Anda sebelum ia mengompol, pada saat ia merasa ingin buang air.

(sumber : Goodhousekeeping Indonesia)

SHARE