Yuk, Asuh Anak Dengan Positive Parenting

0
46

.Membesarkan anak dengan baik dan benar memang bukan pekerjaan mudah bagi Anda para orang tua. Pasalnya tiap anak memilki karakter berbeda satu sama lain. Untuk itulah, Anda harus cerdas menerapkan pola pengasuhan yang tepat namun sesuai. Dalam sebuah seminar yang diadakan oleh Rumah Belajar Persada, beberapa waktu lalu, psikolog Adriana S. Ginanjar menjelaskan mengenai cara mendisiplinkan anak secara efektif melalui interaksi yang menyenangkan dengan positive parenting.

Dikatakan Adriana, positive parenting bertujuan untuk membantu si kecil merasa bangga atas dirinya dengan menunjukkan sikap positif dan kasih sayang, memberi perhatian lebih saat ia mengikuti aturan, memberi bantuan, dan menunjukkan afeksi, serta penerapan disiplin secara konsisten dengan konsekuensi yang jelas.
  
Ada 11 aturan dasar yang termasuk dalam positive parenting yaitu :

  1. Mengenali perkembangan anak yang meliputi kemampuan kognitif, keterampilan fisik, perkembangan emosi, interaksi dengan orang lain, dan masalah khusus.
  2. Memberikan waktu berkualitas yang mencakup menyediakan waktu khusus bagi si kecil, memberi perhatian penuh, dan terlibat dalam kegiatan menyenangkan.
  3. Memberikan dukungan dan pujian dengan memperhatikan usia dan karakter si kecil, memberikan semangat saat ia sedang ada masalah, dan mengarahkan dalam sesuatu namun tanpa paksaan.
  4. Menjadi contoh atau teladan bagi si kecil dengan membuka diri dan tidak ?jaim? serta mendorong ia untuk menjadi teladan.
  5. Memberikan konsekuensi logis yaitu dengan tidak terlalu mengekang si kecil, memberi kesempatan padanya untuk merasakan konsekuensi dari tindakannya, dan mengajarkan tingkah laku yang lebih efektif.
  6. Fokus pada tingkah laku positif dengan mengarahkan pada tingkah laku positif dan tidak hanya melarang, memberi reward yang tepat, serta mengabaikan tingkah laku negatif yang memancing konflik berulang.
  7. Bersikap tegas yang meliputi menerapkan aturan secara konsisten, menegur anak sesuai kesalahan, serta bersikap adil pada semua anggota keluarga.
  8. Menanamkan nilai-nilai misalnya dengan menjalankan ritual keagamaan bersama keluarga dan mengajarkan nilai-nilai penting dalam kehidupan.
  9. Berdiskusi dan bernegosiasi dengan cara menghargai pendapat si kecil, flesibel dalam menerapkan aturan, mencari pemecahan masalah bersama-sama, serta mengajarkan ia untuk bekerjasama dan menghargai pendapat orang lain.
  10. Menciptakan komunikasi efektif dengan menyampaikan pesan dengan jelas, mendengarkan dengan hati, dan menunjukkan bahasa nonverbal yang memberikan rasa nyaman.
  11. Disiplin jelas dan konsisten dengan memisahkan secara jelas antara tingkah laku negatif dan positif dan mendorong anak untuk mandiri.

Nah, bagaimana? Menjadi orang tua yang positif sebenarnya tidak sulit bukan? Asalkan mau berusaha, pasti semua bisa Anda lakukan. Selamat Mencoba.

(sumber : Mother&Baby Indonesia)

SHARE