Eksotisme Calon Situs Keajaiban Dunia

0
57

.Belakangan ini salah satu daerah yang menjadi habitat spesies langka, Komodo yang kerap disebut dragon lizard dinominasikan masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia versi terbaru. Sebelum ikut memilih dan memperjuangkan Pulau Komodo di kancah internasional, mengapa tidak kita telusuri dulu keelokannya?

Jasa pemandu yang biasa disapa dengan sebutan ranger mutlak diperlukan setiap wisatawan. Selain memahami seluk-beluk pulau, ia dapat menceritakan kisah-kisah menarik sembari memandu Anda menjelajahi pulau. Belum lagi kehadiran hewan-hewan liar yang mungkin saja muncul di tempat yang bisa dibilang masih rawan.

Kemudian kami berjalan menuju tempat pelestarian hewan yang menjadi primadona tempat ini. Jika Anda sangat ingin melihat Komodo, Pulau Rinca memang wajib dimasukkan agenda. Jangan salah, tidak semua orang yang datang ke Pulau Komodo cukup beruntung untuk bisa melihat binatang purba ini. Tapi di Pulau Rinca, kemungkinan Anda jadi lebih besar, karena selain populasi komodo lebih banyak, pulau ini pun lebih kecil daripada Pulau Komodo. Di sini Anda bisa menyaksikan secara langsung kehidupan komodo-komodo liar yang dikumpulkan demi kelestarian spesies mereka. Di pagi hari, misalnya, Anda bisa melihat komodo keluar dari gua persembunyiannya menuju ke tengah padang rumput untuk berjemur.

Untuk makanan, mangsa biawak langka ini amat bervariasi, mulai dari burung, monyet, babi hutan, rusa, kuda, kerbau, hingga reptil lain termasuk komodo yang bertubuh lebih kecil bisa menjadi santapan. Bahkan, manusia hidup dan mayat pun bisa menjadi incaran mereka! Mendengar itu sontak kami waspada sembari memerhatikan gerak-gerik mereka dari jarak yang agak jauh. Setelah puas mengabadikan gambar, saya kembali naik ke kapal guna meneruskan perjalanan sebelum sore tiba.

Wisata bahari menjadi agenda saya selanjutnya. Selama berada di kapal, aktivitas yang kerap dilakukan adalah memancing, mengobrol, dan menyatap, tentu saja, variasi seafood. Sesekali lumba-lumba muncul ke permukaan air, sekejap mengenyahkan kebosanan. Bagi Anda yang mudah mabuk laut, berhati-hatilah, karena semakin sore, goncangan kapal terasa kian menggarang. Jadi, membawa obat anti mabuk laut adalah pilihan bijak.

Puas snorkeling di kawasan Satonda, saya pun kembali ke atas kapal. Mengingat hari menjelang sore, maka kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan laut. Sayangnya, wisata alam ini mesti berakhir di Pulau Lombok, karena saya harus terbang pulang, kembali ke Jakarta. Kecantikan alam Indonesia memang menakjubkan. Di satu sisi, kawasan Pulau Komodo dan sekitarnya layak diperjuangkan sebagai salah satu keajaiban alam dunia. Namun, tentu tak cukup sekadar menyambangi dan menyumbang suara, yang lebih penting adalah kesadaran kita untuk menjaga dan melestarikan keindahan alam tersebut. Karena sesungguhnya, hanya dengan cara itu pesona tanah air akan bertahan. Begitu pula dengan kebanggaan kita sebagai bagian dari bangsa yang amat kaya, Indonesia.

(sumber: Esquire Indonesia)

SHARE