Wisata Luar Angkasa dengan Boeing

0
35

.Hari Rabu kemarin, 15 September, Space Adventures, yang terdiri dari gabungan delapan buah maskapai penerbangan swasta menumpang pesawat Rusia Soyuz bekerjasama dengan Boeing untuk melayani para turis kaya dan masyarakat sipil non-NASA membuat kapsul dibawah pengembangan Badan Luar Angkasa AS.

Kapsul luar angkasa CST-100 dirancang dengan menggunakan lima buah roket Lockheed Martin Atlas, Boeing Delta 4 atau SpaceX Falcon 9. Rencananya kapsul ini akan membawa NASA dan Agen astronot Eropa untuk mengembangkan sektor swasta dipenerbangan ke angkasa.

Hanya orang-orang kaya, perusahaan swasta, agen non-NASA yang akan berpartisipasi dalam wisata luar angkasa ini. Harga resminya memang belum ditentukan, tetapi yang pasti ongkosnya akan sangat “bersaing” dengan tarif peluncuran Soyuz. NASA membayar sebanyak US$50 juta kepada Rusia, sementara itu sudah ada klien Space Adventures yang sudah membayar US$40 juta.

Bigelow Aerospace rencananya akan meluncurkan stasiun luar angkasanya pada tahun 2014 dengan menggunakan kapsul CST-100 secara resmi mengumumkan biaya yang dihabiskan sekitar US$25 juta.

Kapsul ini mampu menampung tujuh orang awak dan mampu bertahan distasiun luar angkasa selama enam bulan sebelum nantinya mendarat dibagian barat Amerika Serikat menggunakan parasut dan kantong udara empuk. Hingga saat ini, kapsul tersebut sedang dirancang untuk terbang hingga 10 kali antara penerbangan.

Ada empat tes penerbangan yang direncanakan, dua untuk sistem pembatalan darurat kapsul, penerbangan ke orbit satu orang dan penerbangan manual satu orang pilot tes Boeing. Tentunya NASA berharap pilot merekalah yang akan mengemban misi tersebut. Bila tidak ada aral melintang, proyek ini diharapkan berjalan pada tahun 2015.

Banyak kontradiksi yang terjadi terhadap proyek ini, tahun 2003 pemerintahan Bush memerintahkan NASA untuk melanjutkan, menghentikan pesawat ulang alik duakhir tahun 2010 dan mengembangkan proyek pesawat ulang alik ke bulan pada tahun 2020-an. Sedangkan pemerintahan Obama menyarankan untuk membatalakan proyek tersebut.

Tentunya akan luar biasa sekali bila hal ini benar-benar terjadi.

(Sumber: news.cnet.com)

SHARE