Anak Suka Meniru? Hati-hati…

0
42

.Akan lebih mudah bagi seseorang untuk mengajarkan hal baru pada seorang anak daripada orang dewasa. Ini disebabkan sifat anak-anak yang cenderung mudah meniru. Sayangnya, hal ini akan berdampak negatif bagi perkembangan wataknya apabila sang anak meniru hal yang salah. Jangan suka berkata kasar atau jorok di depan anak-anak. Mungkin hal itu sudah sering anda dengar. Dalam sebuah situs forum, disebutkan, bahwa menurut doktor psikiater Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Teddy Hidayat, tidak peduli baik atau buruk, seringkali anak-anak sangat senang dan mudah untuk meniru apa pun yang mereka dengar dan lihat.

Seorang ayah terkejut mengetahui kekayaan kosa kata baru yang dimiliki anaknya setiap pulang sekolah. Kata-kata kasar, seperti goblok, tolol, dan jenis-jenis binatang sudah fasih dilafalkannya. Orangtuanya merasa tidak pernah memberikan contoh buruk dalam bertutur kata sehari-hari. Merasa bertanggung jawab, wali kelas sang anak di sekolah menjelaskan pada kedua orangtua tersebut, bahwa anak mereka telah menjadi pengikut setia seorang anak berbadan besar dan nakal yang sangat ditakuti teman-teman sekelasnya. Tidak mustahil juga dia menganggap temannya itu hebat karena bisa memimpin teman-teman yang lain, walaupun harus menjadi anak yang nakal dan tidak tahu aturan.

Dapatkah anda membayangkan anak anda dengan mudahnya terbiasa meludah di sembarang tempat, atau bahkan meludahi teman sendiri bila tidak menyukainya? Mungkinkah terbersit dalam pikiran anda, bahwa di saat anda membanggakan anak pada teman sekantor bagaimana si kecil sudah berani ke sekolah sendiri, ternyata sang buah hati sedang membolos, sibuk bermain game online di warnet sembari merokok? Oh, no? Mereka pun menjadi sering berkumpul dengan anak lain yang umurnya terpaut jauh dari mereka. Asap nikotin pelan-pelan dihisap naik ke hidung, lau mereka hembuskan keluar melalui mulut sembari tertawa.

Berlagak seperti jagoan. Itulah yang mereka tampilkan kepada publik. Mereka ingin menunjukkan betapa mereka sudah layak dikagumi dan diacungi jempol atas keberanian dan ?kedewasaan? mereka. Anak-anak anda mungkin tidak bermaksud menjadi nakal. Mereka hanya tidak mengerti bagaimana cara yang pantas dan benar untuk show off dan menjadi ?artis dadakan? yang dipuja-puja banyak orang.

Tugas andalah sebagai orangtua untuk membimbing dan mengarahkan anak anda agar tidak salah persepsi menganggap suatu hal yang tidak benar menjadi kebanggaan mereka. Berikan mereka contoh-contoh baik dalam perilaku sehari-hari. Bila perlu, saatnya membentuk darah daging anda menjadi seorang pribadi yang berbeda tanpa harus meniru. Be a good different. Biarkan ia berkreasi dalam mengembangkan pikiran dan  kepekaan hatinya untuk menciptakan sesuatu, yang mungkin nantinya justru akan anda contoh. Berikan porsi yang seimbang antara membebaskan dan membatasi si kecil. Perbanyak produk generasi muda yang berbobot!

(*Dari Berbagai Sumber)

SHARE