Mengapa Susah Tidur Saat Hamil?

0
41

.Menjadi calon ibu memerlukan banyak pengorbanan. Berat. Selain angka pada timbangan badan bertambah berat, ketidaknyamanan menjalani hidup sehari-hari pun menjadi berat, seperti halnya masalah tidur. Mengapa ibu hamil seperti Anda mengalami permasalahan susah tidur?

Hal utama yang penyebab susah tidur pada Anda, sang calon bunda, adalah karena janin mengalami pertumbuhan. Semakin besar ukuran janin, semakin sulit pula bagi Anda untuk menemukan posisi tidur yang nyaman. Dokter pasti akan lebih menyarankan posisi tidur miring, bukannya telentang, apalagi tengkurap. Gejala-gejala perubahan fisik pada Anda juga menyebabkan ketidaknyamanan saat tidur.

Beser. Ya, saat hamil, volume darah Anda akan bertambah. Hal ini membuat ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring darah agar dapat mengalir ke seluruh tubuh. Penyaringan tersebutlah yang memproduksi urin, yang semakin banyak keluar. Bagaimana rasanya, bila air seni terasa sudah penuh di dalam, kemudian ada sesuatu yang menekan perut Anda? Rasanya ingin buru-buru ke toilet, bukan? Jabang bayi dan rahim yang bertambah besar akan melakukan penekanan-penekanan tersebut, apalagi, bila si bayi banyak beraktivitas di malam hari. Dijamin, dengan mata tertutup, Anda akan sampai pada toilet tanpa menabrak dinding, akibat terlalu seringnya ke toilet dan hafal letaknya.

Bagaimana Anda bisa tidur nyenyak, bila jantung berdegup kencang sekali? Untuk menghidupi dua nyawa, jantung harus memompa darah lebih banyak dan lebih sering, agar dapat menyalurkannya ke rahim. Selain itu, Anda akan mulai sering mengambil nafas dalam-dalam, layaknya mengalami sesak nafas, yang disebabkan oleh hormon-hormon, yang muncul pada masa kehamilan.

Sembilan bulan ‘membawa’ anak di dalam perut, pasti terasa sangat berat. Kaki dan punggung mulai pegal-pegal dan sering sakit. Relaxinlah penyebabnya. Walaupun membuat Anda menjadi kurang stabil dan sering merasa sakit pada daerah punggung, namun, hormon ini diproduksi untuk mempersiapkan tubuh dalam menjalani persalinan di kemudian hari.

Bila Anda sudah dapat melewati semua ujian ini dan akhirnya tertidur, tantangan berikutnya akan mucul, yakni bermimpi. Wanita hamil akan mulai banyak mendapatkan bunga mimpi di dalam tidurnya, yang terasa dan terlihat jauh lebih nyata, dibanding biasanya. Mimpi buruk pun akan ikut melengkapi, terlebih, jika sang bayi semakin aktif di malam hari. Ritual tidur benar-benar akan menjadi mimpi buruk panjang.

Repot sekali ternyata untuk menjadi seorang ibu. Namun, cobalah bertanya pada ibu Anda masing-masing, apakah dia membenci Anda, karena ‘siksaan-siksaan’ yang dialaminya saat mengandung Anda? Pasti jawabannya ‘tidak’. Dia justru akan semakin menyayangi Anda, karena saat berada dalam kandungannya, Anda akan semakin menjadi bagian dari dirinya. Bagaimana, sudah siap menjadi calon ibu?

(*Dari berbagai sumber)

SHARE