Trik Membagi Ruangan

0
39

.Tinggal di negara tropis membuat kita mendambakan tempat tinggal, yang sejuk, luas, dan tidak lembab. Meski lahan pribadi semakin sempit – berdesak-desakan – dengan rumah tetangga, namun Anda masih bisa, kok, memiliki rumah mungil, yang tetap memberikan kenyamanan dengan terasa luas dan sirkulasi cahaya matahari yang baik untuk kesehatan.

Dinding pembatas memang penting untuk memisahkan kamar tidur dengan ruang tamu. Masalah akan muncul, jika setiap ruangan Anda tutup dengan tembok. Rumah yang memang berukuran kecil akan terasa semakin sumpek dan padat. Selain dengan tembok, ruangan-ruangan mini pada tempat tinggal Anda dapat dipisah dengan partisi-partisi tipis atau dengan cara-cara kreatif lainnya.

Tidak perlu menghilangkan ruang-ruang tertentu untuk memberikan keleluasaan bagi ruangan lain. Mungkin bagi Anda, ruang tamu yang terpisah khusus tidak penting, karena Anda jarang menerima tamu. Anda berpikir, akan lebih praktis lokasi penerimaan tamu dijadikan satu dengan ruang keluarga, tempat Anda menonton TV bersama keluarga. Soal makan pun tidak Anda pikirkan. Tidak memiliki kebiasaan makan bersama di meja makan membuat Anda tidak harus membuat ruang makan. Apa pun alasannya, rasanya kurang lengkap, bila Anda menghilangkan ruangan-ruangan tersebut. Semua hanya karena tidak mau membuat rumah menjadi lebih sempit. Mengapa Anda tidak melimpahkan masalah ini kepada partisi-partisi, yang telah disebutkan di atas?

Sesuai selera, Anda bisa memilih partisi-partisi yang dapat dipindahkan atau partisi imajiner. Bila Anda suka mengubah-ubah letak perabotan untuk menngganti suasana, mungkin Anda lebih cocok dengan partisi yang dapat dipindahkan. Tidak hanya dipindahkan. Partisi semacam ini bisa juga digeser atau dilipat. Jadi, bila Anda sedang tidak ingin bercakap-cakap dengan anggota keluarga – yang berada di ruangan sebelah – sambil menatapnya, Anda cukup melipat atau menggeser dan memindahkan partisi yang menghalagi pandangan ANda, tanpa harus membobol tembok.

Lain lagi halnya, bila Anda benar-benar tidak ingin membatasi ruangan yang satu dengan ruangan lainnya. Untuk kasus seperti ini, yang Anda butuhkan hanyalah suatu benda untuk menimbulkan kesan pembedaan ruang. Inilah fungsi partisi imajiner. Semakin kreatif Anda, semakin unik pula partisi imaginer, yang Anda gunakan. Kayu dolken, seperti pada imej artikel ini bisa Anda jadikan inspirasi.

Bosan dengan partisi, Anda bisa membuat lantai pada ruang tamu beberapa centimeter lebih tinggi daripada ruang makan. Split level seperti ini akan mengesankan pembedaan ruangan untuk mata, yang melihatnya.

Tidak hanya itu, pembedaan ruang secara dengan cara halus dapat juga dilakukan dengan membedakan jenis keramik, warna dinding atau karpet yang satu dengan ruangan lain. Rumah akan menjadi terkotak-kotak tanpa memakan tempat dan tentu saja lebih berwarna.

Memasang pintu geser atau folding bisa dijadikan pilihan lain. Pintu semacam ini dapat terbuka lebar sepanjang dinding ruangan. Ruangan pun bisa diperluas atau dipersempit sesuai keperluan. Ingin langsung mencium aroma sejuknya rumput di pagi hari? Anda bisa membuka pintu geser kamar tidur, yang berbatasan langsung dengan taman di luar. Udara sejuk pagi dan cahaya matahari hangat akan langsung menerpa seluruh sudut kamar tidur Anda. Lain lagi, bila Anda kedapatan giliran sebagai tuan rumah sebuah private party. Tidak nyaman rasanya, bila seluruh tamu, yang datang berkumpul jadi satu di ruang tamu mini. Geser dan bukalah folding. Ruang tamu akan tembus langsung ke halaman belakang rumah Anda.

Menata rumah sebenarnya tidak sesusah itu. Kreativitas adalah kunci utamanya.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE