Cobaan Pancaroba untuk Kesehatan Kita

0
24

.Siangnya panas, malam hujan deras. Kondisi itu yang kini sedang terjadi di Indonesia, tak hanya kota kecil, namun juga di kota besar. Siang hari kerap memaksa kita untuk memakai topi, bahkan beberapa perempuan lebih memilih memakai payung, sekedar untuk melindungi kepala dari sengatan sinar matahari yang ganas. Menjelang sore, kita dipaksa untuk beradaptasi dengan suhu yang dingin tiba tiba karena hujan turun deras tanpa disertai peringatan.

Musim yang tak menenentu ini kita kenal dengan musim pancaroba, yaitu musim peralihan antara musim kemarau dan musim hujan. Menurut ilmu meteorologi, musim pancaroba terjadi antara bulan Oktober hingga Desember. Global warming mungkin menjadi salah satu penyebab mengapa di bulan September ini kita sudah mengalami musim pancaroba.

Banyak orang yang kemudian terserang penyakit di musim pancaroba, entah itu kadarnya ringan seperti flu, atau yang lebih berat seperti demam berdarah atau tipus. Ghiboo akan menuturkan secara ringkas analoginya, mengapa banyak orang yang terkena penyakit di musim pancaroba.

Di musim ini, suhu udara kerap kali berubah tiba tiba, hal ini menjadikan tubuh mesti berusaha keras menyesuaikan dengan temperatur yang ada di sekitar kita. Pada saat tubuh fokus dalam usaha penyesuaian ini, imunitas atau daya tahan tubuh kita justru berkurang. Tubuh tak bisa menjaga keseimbangan fungsinya dengan baik. Inilah yang kemudian menyebabkan kita jadi lebih mudah terserang penyakit. Selain itu, temperatur yang berubah-ubah menyebabkan kondisi lembab sering terjadi, dimana itu adalah potensi bagi virus dan penyakit untuk berkembang dengan lebih cepat.

Mengharapkan orang lain peduli terhadap kesehatan kita tentu akan memakan waktu lebih lama, oleh karena itu, saya akan memberikan saran, apa yang bisa anda lakukan sendiri untuk menjaga kesehatan tubuh di musim pancaroba :

1. Cucilah tangan anda sebelum makan. ini adalah prosedur standar kesehatan, anda pasti bisa melakukannya. Bila tak ada wastafel, bawalah cairan/gel antiseptik yang praktis untuk dibawa kemana mana.
2. Bersihkan sisa makanan dan air minum anda di rumah. Jangan biarkan pula ada wadah yg bisa menjadi tempat untuk air menggenang, segera buang dan bersihkan. Jangan berikan kesempatan untuk virus dan penyakit berkembang meski sebentar saja. Buang saja air yang sudah banyak jentik2, lebih baik anda membayar lebih untuk air, daripada anda jatuh sakit.
3. Konsumsi vitamin dan makanan seimbang gizi, agar memperkuat daya tahan tubuh.
4. Kenali kondisi tubuh anda. Hal ini penting, karena kita sendirilah yang mengenal tubuh kita. Bila anda orang yg lebih mudah terserang flu, sediakan obat preventifnya. Bila anda orang yang mudah demam/masuk angin, sediakan jaket yang hangat sebelumnya. Atau bila anda termasuk orang yang suka menumpuk barang barang kotor, panggil pembantu untuk membersihkannya.

Jaga kesehatan anda, dimulai dari diri sendiri.

(dari berbagai sumber )

SHARE