Pantai Sira, Indahnya Tak Terkira!

0
57

.Keajaiban pulau Lombok seakan tidak akan pernah habis. Tidak cukup dengan tiga pulau kecil – gili Air, gili Meno, dan gili Trawangan – yang telah banyak digembar-gemborkan orang hingga ke mancanegara, kini Anda harus menyempatkan diri menyentuh kebesaran Tuhan melalui pantai Sira.

Terletak di kecamatan Tanjung, kabupaten Lombok Utara, pantai Sira dikelilingi oleh pantai-pantai lain yang belum bernama, karena belum terjamah sama sekali. Letaknya yang berada di daerah Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat sebelah barat laut, membuat Anda tidak akan terlalu jauh menempuh perjalanan dari ibu kota Lombok, Mataram. Kurang dari 50 kilometer, tepatnya 30 kilometer, Anda sudah akan berada di pesisir pulau Lombok, tempat pantai Sira ‘merebahkan diri’.

Untuk mencapai pantai ini dari Mataram, Anda harus melewati daerah Pusuk. Pusuk sendiri berarti puncak bukit. Tak heran, bila saat memasuki daerah tersebut Anda akan mulai merasakan hawa sejuk, bahkan dingin.

Pemandangan alam selama di perjalanan sangat eksotis. Tak hanya itu, ratusan monyet akan menyambut Anda di sepanjang jalan. Layaknya hutan Sangeh, yang ada di Bali. Anda boleh memberi makan monyet-monyet ini. Tapi waspada, jangan sampai Anda menjadi korban keisengan mereka menggigit pantat!

Kurang lebih satu jam berkendara, Anda akan sampai di desa Sigar Penjalin. Di desa inilah Anda akan menemukan pantai Sira. Penduduk desa Sigar Penjalin sangat ramah. Mereka akan dengan senang hati membantu Anda mencari jalan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar pantai Sira.

Pantai Sira merupakan lokasi wisata alam, yang tepat untuk para pelancong, yang mendambakan alam yang masih murni, seperti Anda. Tujuh kilometer berjarak dari pantai tak bernama, Sira masih cukup dibilang alami dengan keindahan lautnya yang berwarna biru laut jernih. Sepanjang mata memandang, warna biru membentang akan menenangkan pikiran dan hati yang jenuh serta penat akan ‘kekacauan’ duniawi. Bermacam-macam ikan berwarna-warni yang mondar-mandir, yang terlihat dari permukaan air laut, seolah berkata, “I am so happy to be free!” Tidakkah Anda iri dengan mereka?

Putihnya butiran pasir seakan berkilauan diterpa sinar matahari sepanjang kaki melangkah. Luar biasa! Anda tidak akan berhenti mengagumi keindahan alam, yang satu ini. Tekstur lembut dari pasir yang menyentuh kulit akan terus terasa hingga Anda meninggalkan tempat tersebut.

Beberapa pengunjung dan wisatawan yang mendatangi pantai Sira terlihat nyaman berjemur di tepi pantai. Meski panas akibat terik matahari, namun rimbunnya pohon-pohon palem membuat Anda merasakan kenikmatan tersendiri, yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Bayangkan, tidur di atas pasir putih bersih dengan hangatnya cahaya sang surya ‘memayungi’ dan mata tersapu bersih oleh lautan luas, sembari menikmati kelapa segar! Mau! Mau!

Tidak hanya keindahan alam, kebudayaan setempat pun akan menghibur Anda. Bersosialisasi dengan penduduk asli akan menjadi pengalaman tak terlupakan untuk diceritakan ke anak cucu Anda nanti. Anda bisa ikut menyaksikan upacara tradisional ‘larung sesajen‘ dan berbagai pesta laut penduduk Lombok. Bisa juga ikut bergoyang bersama mereka, menikmati musik asli bangsa sendiri, dangdut!

Kebahagiaan Anda akan disaksikan oleh gunung Agung, yang tampak jelas dari pantai Sira. Eksotisme pantai tersebut bertambah menjelang senja. Tempat merupakan lokasi yang tepat untuk menyaksikan dengan jelas terbenamnya matahari.

Meski masih jarang dikunjungi wisatawan, pantai Sira termasuk pantai yang sudah cukup terkelola dengan baik. Terbukti dengan adanya lapangan golf bertaraf internasional, Lombok Golf Kosaido Country Club, yang menjadi tetangganya. Tidak hanya area golf, bila Anda tipe orang yang hanya ingin melihat keaslian alam tanpa perlu repot bisa memanfaatkan fasilitas resort dan hotel, yang ada di satu area dengan pantai ini. Tidak heran, jalan menuju pantai Sira merupakan jalan yang sama untuk menuju hotel Tugu Lombok.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE