Kapsul Waktu Sony Volume 3

0
29

.7 Mei 2006, Sony merayakan ulang tahunnya ke-60. Hari yang sama tahun 1946 Ibuka dan Morita mendirikan Tokyo Tsushin Kogyo Corporation dengan modal hanya 190 ribu yen yang dikemudian hari berganti nama Sony.

Saat itu pabrik dan kantornya masih sewa tempat di Nohonbashi, Tokyo. Penjualan yang berkembang membuat mereka harus pindah dan beberapa kali kantor dan gudang tidak ditempat yang sama. Tahun berikutnya, Ibuka dan Morita sebuah gudang di Shinagawa yang menjadi cikal bakal gudang, kantor dan produksi berada saat ini. Keadaannya masih buruk sekali, karena setiap kali hujan, atap gudangnya bocor sehingga para pekerja harus menggunakan payung untuk tetap bekerja. Namun, bila tidak melalui proses tersebut tentu Sony tidak akan pernah memproduksi tape recorder dan radio transistor.

Kalau umumnya orang yang memulai usaha dengan istilah “start a company“, istilahnya di Jepang adalah “raise the signboard“. Tokyo Tshuhin Kogyo menaikkan papan namanya pertama kali di Shinagawa dan jauh dari kesan mewah. Semakin berkembangnya perusahaan, bentuk pabriknya pun membaik berubah menjadi kayu pada tahun 1949.

Tahun 1951 mulai diberikan pembatas ruang dan gedung dari kayu ini menjadi sebuah kantor dan pabrik. Foto yang terletak diatas adalah papan nama yang diletakkan di pintu masuk gedung pada tahun 1951. Papan nama tersebut merupakan lambang kemajuan dan kesuksesan perusahaan. 

Tentu saja dengan semakin majunya Sony, lokasi gedung lama dirubuhkan dan dibuat gedung baru (kantor pusat Sony hingga tahun 2007). Diceritakan bahwa impian terkecil Ibuka dan Morita adalah memiliki elevator dan toilet siram. Ternyata impian kecil itu tercapai hanya dalam waktu satu dekade saja.

(Sumber: Sony.net)

SHARE