Mabuk Lagi, Mabuk Lagi…

0
53

.Melakukan perjalanan jauh awalnya menyenangkan, namun akan menjadi membosankan berjam-jam kemudian saat Anda masih saja di dalam kendaraan tanpa melihat sedikit pun titik munculnya tempat tujuan.

Kebosanan di dalam perjalanan dapat dihindari dengan membaca majalah atau koran. Pertanyaannya adalah apakah Anda bisa menghilangkan rasa pusing dan mual, yang muncul setelah membaca di dalam kendaraan, yang sedang berjalan tersebut? Apa penyebab kepala bisa menjadi sangat pening?

Timothy C. Hain, guru besar ilmu saraf di Northwestern University Medical School dan Charles M. Oman, direktur Man Vehicle Laboratory di M.I.T Center menjelaskan, bahwa mabuk perjalanan merupakan akibat dari ketidakseimbangan antara situasi otak dan informasi, yang masuk melalui panca indera.

Sewaktu membaca di dalam mobil, Anda memasukkan banyak ‘data’ ke dalam otak pada situasi yang tidak tepat. Otak menginformasikan bagaimana situasi ketika mata Anda tertuju pada sebuah bacaan saat duduk di jok belakang sebuah mobil. Hal ini membuat tubuh merasa mual dan ingin muntah.
 
Untuk mengembalikan keseimbangan, otak menyintesis data dari berbagai sumber, termasuk penglihatan, sentuhan, dan telinga bagian dalam. Bagian yang terakhir ini sangat penting, karena otak mendeteksi gerakan kaku (angular motion) dan linear.

Keadaan bertambah buruk kala kecepatan mobil berubah atau saat sedang memutar. Sensor dalam telinga Anda menangkap ada perubahan situasi. Hal ini masuk lagi ke otak sebagai sebuah informasi baru. Sayang, otak membantah kenyataan tersebut, karena ia menerima data yang berbeda dari sinyal yang diperoleh mata.

Untuk mengatasi mabuk perjalanan, Anda bisa melongokkan kepala keluar jendela. Hal ini akan membantu mengurangi kadar mual pada tubuh. Seorang pengemudi jarang merasa mabuk, karena sensor informasi yang dia peroleh sesuai dengan situasi yang sedang dia alami saat itu. Hal ini disebabkan, karena dia sendirilah yang mengontrol pergerakan kendaraan. Dengan ini, sensor yang dimiliki seorang pengemudi akan siap dengan berbagai bentuk gerakan.

Bagaimana bila Anda mabuk laut? Tetaplah berada di geladak kapal sehingga Anda bisa melihat cakrawala. Pada saat sistem keseimbangan berhasil mempelajari gerakan kapal ketika mendapatkan guncangan, maka Anda pun akan terhindar dari mabuk laut.

Lebih mudahnya, minum saja obat anti mabuk perjalanan. Anda akan langsung terlelap dan tidak terpikir untuk merasa bosan. Anda pun baru akan terbangun saat telah sampai di tujuan. Brilliant, huh?

(*Dari berbagai sumber)

SHARE