"Something About The Girl", Album Dira Sugandi yang Dinanti

0
51

.Malam kemarin, saya menyempatkan diri hadir di satu acara di bilangan Ampera, Jakarta Selatan, untuk melihat salah satu performer jazz yang hangat dibicarakan akhir akhir ini; Dira Sugandi.

Beruntung saat hadir, saya bisa langsung bertemu dengan managernya, Mas Willy, yang menjanjikan saya kesempatan untuk interview setelah performance Dira selesai. Saat saya bertanya dimana Dira saat itu, jawaban Mas Willy adalah,” Dira sedang latihan di dalam ruang tunggu.” Jawaban ini membuat saya sedikit kaget, mengapa performer dengan teknik vokal seperti Dira masih mau menyempatkan diri untuk berlatih, bukannya santai menunggu giliran manggung, bersama teman teman artis yang lain. Sayang sekali saya tidak bisa melihat sesi latihan sejenaknya itu.

Waktu menunjukkan pukul setengah sebelas, saat Dira tampil. Mengenakan sequin black dress yang transparan dibagian punggung, Dira tampil membawakan 5 lagu bernuansa soul, jazz dan sedikit RnB. Lagu pertama mengalir dengan tenang, tanpa ada beban sedikitpun, tanpa ada paksaan, seolah Dira tak perlu bersusah payah menyanyikannya. Dalam beberapa lagu berikutnya, Dira menunjukkan kapabilitasnya sebagai penyanyi bertaraf internasional. Tak perlu ada paksaan nada tinggi yang mencekik lehernya dan telinga yang mendengar. Kita sebagai penonton tak perlu khawatir nada nada itu tak akan tercapai, atau berganti dengan falsetto. Dira membawakan semua nada tinggi maupun rendah, tanpa kehilangan tone. Suaranya sensual, dan menjual.

Di sela performancenya, Dira sedikit bercerita bahwa semua lagu di album perdananya dibuat khusus untuk Dira. Bluey, salah satu pentolan Incognito, adalah orang yang bertindak sebagai produser dan mastermind dari album ini. Bukan rahasia kalau karir Dira seperti dongeng. Malang melintang sebagai penyanyi cafe, kesempatan menghampiri saat Incognito tampil di Bandung. Saat itu sang vokalis menyodorkan microphone pada penonton yang ada di depan panggung, yang tidak lain adalah Dira. Tak hanya penonton yang tercengang, Incognitopun begitu. Disanalah moment karir internasional Dira dimulai.

Saat Dira menghilang di balik panggung, saya buru buru menghampiri untuk menagih waktu interview saya. Ternyata bukan cuma saya yang menantinya, terpaksa saya bersabar untuk ngobrol dengan seorang Dira. Saat kesempatan itu datang, saya membaginya disini dengan anda :

Saya : Apa kabar Dira? Saya baca di twitter, Dira sepertinya sibuk banget.

Dira : Wahh ( tertawa ). Padahal aku jarang ngetweet, sibuk banget jadi nggak sempet ngetweet. Pernah ada lho, follower aku yang bilang,” Mbak Dira terlalu sibuk yah,
sampai nggak sempet ngetweet (tertawa). Aku lagi agak sakit sebenernya. Kegiatan banyak, suka jarang makan, dan cuaca yang nggak menentu, jadinya aku kena maag, dan agak nggak enak badan.  Memang kegiatan banyak banget.

Saya : Salah satunya ngurus album ya, sudah beredar di London kan? Bagaimana ceritanya?

Dira : Album aku memang sudah beredar dari bulan Maret, dan alhamdulillah sejauh ini perkembangannya bagus banget. Di chart Soul Music U.K, aku ada di posisi 7, di atas Sade yang ada di posisi 9. Iya, Sade. Padahal aku sama sekali belum melakukan promo, masih sibuk di Indonesia. Radio di U.K memutarkan laguku, dan selebihnya aku belum ada promo lainnya.

Saya : Wow, tanpa promo dan ada di posisi 7 bagus banget. Saya kira Dira sudah sempat melakukan promo, karena lebih banyak situs berita luar negeri yang memberitakan Dira dibanding situs berita Indonesia.

Dira : Ah, masa sih? Oh ya? wahh aku nggak pernah googling tentang diri sendiri (tertawa).

Saya : Jadi siap untuk launching di  Indonesia?

Dira : Ini tanggal berapa? 5 ya? Jadi memang rencana Agustus akhir mesti mundur, karena kepotong libur Lebaran dan persiapan segala macam. Tapi aku percaya, everything is beautiful at the right time. Semoga nggak sampai akhir bulan Oktober albumku sudah bisa launching.

Saya : Label mana yang akan mendistribusi album baru besok?

Dira : Labelnya Aquarius.

Saya : Sekarang kan nampaknya penjualan album fisik nggak sebagus dulu, Dira tidak khawatir?

Dira : Nggak apa-apa ya, karena itu kan tetap hasil karya aku, yah maksudnya fisiknya gitu. Menurut aku orang pasti tetap ada yang koleksi gitu, dan aku juga bukan mengharapkan dari penjualan, karena itu nggak mungkin. Itu hanya..bukan hanya sih, pokoknya mau laku atau nggak, itu hasil karya aku, dan harus aku keluarkan sebagai bagian dari tangggung jawab aku sebagai musisi. 

Saya : Dalam tiga kata, seperti apa Dira mendeskripsikan album ini?

Dira : Ehmm tiga kata ya.. apa yaa..( terdiam sejenak ). Karena aku nggak ingin mendefinisikan seperti sensual, atau misterius semacam itu.. empat kata deh.., “Story of my life “. Jadi kalau orang mau tahu bagaimana seorang Dira, ya dengarkanlah albumku. Tentang aku yang terlihat strong, tapi di balik itu aku tetap seorang wanita yang punya sisi kelembutan.

Saya : Sukses dengan albumnya ya. Next Perform will be in?

Dira : Ehm dimana ya..Surabaya sepertinya ( Willy, sang manager membenarkan dari belakang). Terimakasih ya sudah mengikuti perkembangan diriku ( tersenyum ceria ).

Dira yang albumnyamendapat banyak review bagus dari berbagai situs luar negeri, menunjukkan sikap yang profesional dengan tetap melayani interview, meskipun dirinya sedang sakit. Berfoto juga tetap dilakukan dengan semangat. Untuk anda yang mungkin ingin membuktikan, silahkan klik http://www.bluesandsoul.com/review/989/dira_someting_about_the_girl/ untuk melihat tanggapan luar tentang album Something About The Girl. Sukses untuk Dira, strong woman from Bandung, Indonesia. Hope the album will blown up the Indonesian chart.

(sumber : Yovie Andhini)

SHARE