Bernyanyi ala Inuit

0
47

.Apa yang Anda lakukan ketika merasa takut? Bernyanyi. Apa yang muncul dari mulut dan tenggorokan Anda ketika merasa bosan? Nyanyian. Apa hobi Anda? Bernyanyi. Apa yang biasa ditampilkan pada tradisi-tradisi daerah, seperti perkawinan? Nyanyian. Ya, bernyanyi menjadi bagian dari hidup Anda secara tidak langsung. Namun bagi suku Inuit, menyanyi merupakan jati diri mereka.

 
Apa dan siapa Inuit itu? Inuit adalah sebuah suku yang masih tinggal dan hidup hingga sekarang di daerah Arctic, Canada. Kehidupannya sekilas seperti kaum Eskimo dan berwajah sedikit menyerupai Indian. Anak cucu suku Inuit berpencar ke seluruh dunia. 

 
Meski arus globalisasi semakin membesar, suku Inuit, khususnya perempuan-perempuan suku Inuit tidak ingin kehilangan jati diri mereka sebagai seorang Inuit. Salah satu usaha yang mereka lakukan untuk menjaga kebudayaan mereka tetap hidup adalah dengan melestarikan nyanyian khusus ala perempuan Inuit.

 
Bukan sekedar nyanyian ataupun suara, hal ini merupakan sebuah permainan tradisional suku Inuit yang dimainkan oleh perempuan. Lagu atau suara yang muncul dihasilkan oleh berbagai macam perempuan. Mereka meniru suara yang sering Anda dengar di daerah belahan utara dunia. Suara angin, gemericik air sungai, dengungan tawon, dan berbagai macam suara alam akan ditiru. Inilah keunikannya. Tradisi ini dimainkan oleh dua orang. Mereka akan saling berbalas dalam menghasilkan suara atau nyanyian dengan menggema. Bagi yang terlebih dahulu merasa kelelahan, tertawa, atau tidak bisa menyamakan ritme, maka dialah yang kalah.

 
Tradisi menyanyi dan menirukan suara suku Inuit ini sering ditampilkan pada acara-acara di televisi. Tradisi ini membuka kesempatan bagi suku Inuit untuk berbagi kebudayaan dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang berbeda, seperti pada festival-festival.

 
Melalui ‘menyanyi’ inilah suku Inuit memperkenalkan diri dan eksistensi mereka kepada dunia. Tidak mudah belajar Inuit, maka hanya sedikit orang suku Inuit yang masih melakukan hal ini. Banyak anak-anak kecil keturunan Inuit yang hidup di zaman modern, yang tidak mengerti apa dan bagaimana cara bernyanyi khas Inuit.

 
Saking takutnya kehilangan kebudayaan, orang-orang Inuit berusaha keras selalu mempraktikkan dan ‘meluaskan’ kebudayaan uniknya ini. Tapi sayang, Anda tidak akan bisa ikut mempelajari nyayian tradisional tersebut, karena suku Inuit banyak yang memilih untuk tidak menyebarkan kekayaan budaya mereka ini dengan mengajarkannya pada orang lain selain suku Inuit.

 
Bangsa Indonesia sepertinya layak untuk mencontoh rasa kepemilikan suku Inuit yang besar tehadap budayanya.

 
(*Dari berbagai sumber)

SHARE