Garangnya Hari Ketiga Java Rockin' Land 2010

0
17

.Minggu, 10 Oktober 2010 kemarin mesti jadi hari terakhir gelaran event Java Rockin’ Land 2010. Pengunjung masih tetap ramai, meskipun sedikit berkurang bila dibandingkan dengan hari sebelumnya. Namun bisa dipastikan, headliners seperti The Vines, Wolfmother, Mutemath dan Stryper akan membuat Ancol menggelegar.

Sebagai pembuka, Seringai tampil garang di Tebs Stage. Membawakan lagu barunya, Seringai mendapat sambutan para ‘serigala’ yang nampaknya memang merindukan aksi mereka. Selanjutnya berturut turut, Andra and The Backbone tampil memukau, disamping Blackout, Monday Math Class dan Speaker Firts yang juga tampil di stage yang berbeda. The Vines yang ditunggu sore itu muncul di Langit Musik stage pukul 6 sore lewat. Band asal Australia ini langsung menggebrak dengan sound yang spektakuler, dan musik punk yang juga sedikit nge-grunge. The Vines membawakan hits singlenya seperti Dont Listen To The Radio dan Mrs. Jackson. Sore menjadi lebih pekat dan liar dengan penampilan mereka.

Di-Rect, band pop punk asal Belanda juga tampil garang di Tebs stage. Mereka seolah ingin membuktikan bahwa penampilan mereka tak kalah dibanding dengan The Vines. Meskipun dengan vokalis baru, namun Di-Rect bisa membuktikan kepiawaian mereka.

Kemudian tampil Wolfmother. Satu kata yang bisa saya berikan untuk mereka. Luar Biasa. Musik rock yang mereka bawakan klasik. Semangat rock sungguh terdengar di setiap bunyi-bunyian yang mereka gunakan, energinya terasa dengan jelas. Tak hanya generasi lanjut yang bisa menikmati Wolfmother Nyatanya banyak penggemar mereka dengan usia lebih muda, yang benar benar menikmati penampilan spektakuler Wolfmother. Bersamaan dengan Wolfmother, Koil tampil menggelitik di Dome Stage. Sungguh unik, karena Koil sempat membagikan dua New Rock Boots untuk mereka yang berulang tahun hari kemarin.
 
Acara terus berlanjut dengan Mutemath; elektro alternative rock band asal Amerika. Sentuhan futuritik pada musik mereka membuat rock terdengar berbeda. Band yang satu lagunya menjadi soundtrack Transformer ini tampil memukau dan memberikan sentuhan yang berbeda dibanding performer rock lainnya. Artis internasional lain yang juga tampil hebat semalam adalah Stryper dan Not Called Jinx. Stryper sangat dikenal tahun 80-an dengan outfit khas mereka yang berwarna hitam bergaris kuning. Dengan outfit yang sama, Stryper masih ingin membuktikan bahwa mereka masih sehebat tiga puluh tahun yang lalu. Glam metal menghiasi udara semalam, lengkap dengan oktaf yang tinggi dan rambut yang megar. Not Called Jinx pastinya juga tak kalah sangar. Dijadwalkan tampil tengah malam tak membuat para penggemar pergi. Pemuja punk rock dan alternative sangat puas dengan penampilan mereka semalam.
 
Total pagelaran Java Rockin Land hari ketiga ini sungguh memuaskan. Jauh terasa lebih rock dibanding hari Jumat ataupun Sabtu. Mungkin karena performer yang tampil masing masing mengusung kuat musik rock sebagai inti utama dari musiknya. Embel embel yang lain hanya sekedar sentuhan. Setelah penampilan Dead Squad sebagai performer terakhir semalam, saya ucapkan selamat untuk hari ketiga yang luar biasa.

(sumber : Yovie Andhini)

SHARE