Kapsul Waktu Sony Volume 7

0
47

.Di volume 6 Ghiboo sudah bahas tentang pembangunan gedung pertama Sony yang awalnya hanya sebuah showroom kecil di kota Ginza. Kali ini Ghiboo akan bahas tentang produk pertamanya yang bisa masuk kantong. Sony adalah perusahaan yang memperkenalkan kata pocketable untuk pertama kalinya tahun 1957 ketika Sony memperkenalkan radio transistor TR-63. Radio tersebut adalah radio terkecil yang diproduksi Sony pertama kalinya dan kata pocketable hari ini sudah tercantum di kamus bahasa Inggris dan bahasa Jepang.

Radio transistor pertama, TR-55 tidak muat dalam kantong. Hanya dalam waktu dua tahun, Sony memproduksi radio yang muat dalam kantong. Sony memilih kata pocketable untuk menekankan TR-63 lebih kecil dari TR-55 yang portable. Sayangnya, TR-63 belum terlalu kecil untuk dimuat dalam kantong baju, untuk kepentingan promosi maka dibuatlah baju dengan kantong lebih besar.

Penjualan TR-63 sangat laku sekali meksipun harga jualnya sama dengan gaji rata-rata per bulan orang Jepang saat itu, 13.800 yen. Selain kecil, radio ini juga irit baterai dan menjadi evolusi, yang sebelumnya dalam satu rumah tangga hanya ada satu radio menjadi satu orang satu radio.
 
Radio TR-63 tidak hanya laku di Jepang bahkan sampai ke Amerika Serikat. Harganya di AS $39.99, Sony sampai harus menyewa satu pesawat untuk memenuhi permintaan pasar AS. Saat itulah Sony benar-benar mendunia. Nah, tahun berikutnya Tokyo Tsushin Kogyo berganti nama menjadi Sony dan ungkapan “the global brand made in Japan” menjadi kenyataan.

(Sumber: Sony)

SHARE