Bula! Au Lako Mai Fiji

0
92

.Sangat tidak menyenangkan saat Anda berada di negara orang, namun tidak memahami kata-kata yang mereka ucapkan. Kalimat-kalimat yang muncul dari warga setempat hanya terdengar bagaikan deru motor yang saling berkejaran di telinga Anda.

Ambil contoh, Anda ingin bepergian ke negara kepulauan Fiji. Tidak perlu mengambil kursus bahasa Fiji secara serius selama beberapa periode. Mengucapkan dan dapat memahami ungkapan-ungkapan sehari dalam bahasa lokal akan membuat Anda merasa menjadi bagian dari komunitas setempat.

Bula merupakan salah satu sapaan yang paling seing muncul dalam bahasa Fiji berarti ‘sehat’ atau ‘kehidupan’. Kata ini merupakan kependekan dari kalimat ‘ni sa bula‘. ‘Ni sa bula‘ digunakan untuk menyapa sekumpulan orang. Di Fiji, Anda akan sering mendengar dan melihat kata ini. Bula. Artinya lebih kurang sama seperti ‘hello‘, ‘halo’, atau ‘aloha‘.

Masih terdapat banyak kata dan ungkapan lain yang sederhana dan mudah untuk dipahami dan digunakan. ‘Ni sa moce‘ contohnya. Ungkapan ini secara harafiah berarti ‘tidur’. Huruf ‘C’ pada moce dilafalkan menjadi ‘th’. ‘Ni sa moce’ sering digunakan untuk mengucapkan ‘selamat malam’ dan ‘selamat tinggal’, atau ‘good night‘ dan ‘good bye‘.

Lain lagi dengan ‘ni sa yadra‘. Untuk melafalkan ‘yadra‘, Anda harus menambahkan huruf ‘n’ sebelum huruf ‘dr’ saat mengucapkan. ‘Ni sa yadra‘ bila diucapkan akan menjadi ‘ni sa yandra‘.

Bagaimana mengucapkan terima kasih? Ucapkanlah ‘vinaka‘. Dalam bahasa Inggris, kata ini berarti ‘thank you‘. Untuk menambahkan kualitas Anda dalam berterimakasih, katakan ‘vinaka vaka-levu‘, yang berarti ‘terima kasih banyak’.

Seperti bagian-bagian lain Kepulauan Pasifik Selatan, Kepulauan Fiji memiliki dan mengembangkan banyak bahasa. Beberapa terdengar serupa, sedang yang lainnya benar-benar berbeda satu sama lain.

Beberapa misionaris di tahun 1840-an memilih bahasa dari salah satu pulau dari pulau inti, Viti Levu, menjadi bahasa resmi Fiji. Pulau yang bernama Bau ini menjadi kediaman dan rumah bagi Cakobau, sang ketua yang pada akhirnya menjadi ‘raja’ Fiji.

Para misionaris tersebut tertarik untuk mendokumentasikan sebuah bahasa yang dipergunakan di Fiji dan untuk menstandarisasi keseluruhan bahasa yang ada di sana ke dalam suatu bentuk bahasa resmi nasional agar proses penerjemahan dan pengajaran pendidikan di Fiji menjadi sedikit lebih mudah.

Banyak kata-kata negara ini yang meminjam dari bahasa Inggris. Mereka mengalami penyerapan bahasa. Kalimat tanya ‘where is the’ (baca: ‘di manakah’) akan diterjemahkan menjadi ‘e vei na’. Pertanyaan akan sering Anda lontarkan saat menjadi turis, maka Anda harus memahami ini. Untuk menanyakan letak kantor pos, ucapkan ‘e vei na positovesi?’. Kalimat ini berarti ‘di mana kantor pos?’ atau dalam bahasa Inggris, ‘where is the post office?’ Kata serapan lain adalah bank. ‘E vei na baqe?’ dalam bahasa Inggris berarti ‘where is the bank?’ (baca: di manakah bank?).

Meski banyak kata serapan, banyak pula kata-kata dalam bahsa Fiji yang tidak terdengar sama dalam bahasa Inggris. ‘E vei na nona vale ni turaga?’ diucapkan untuk menanyakan rumah sang ketua. Dalam bahasa Inggris menjadi ‘where is the chief’s house?’.

Bila Anda lapar, ucapkan ‘e vei na vale ni kana?’ Mendengar kalimat ini, penduduk setempat akan memberitahu Anda letak restoran terdekat. ‘Where is the restaurant?’ adalah bahasa Inggris dari kalimat tersebut.

Sedikit lebih susah, ya? Tidak juga. Bila Anda sudah mengetahui, bahwa kata-kata ‘vale’, ‘kana’, dan ‘turaga’ berarti ‘rumah’, ‘makan’, dan ‘ketua’, maka mempelajari bahasa Fiji tidak akan lagi menjadi momok menyeramkan.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE