Apartemen ala Desainer Perancis

0
32

.Harga tanah semakin mahal. Luas kota tidak bertambah. Kebanyakan orang di kota besar akan memilih apartemen sebagai tempat tinggal dibanding rumah pribadi. Selain praktis karena letaknya yang dekat dengan kantor di pusat kota, apartemen pun menyediakan banyak fasilitas cuma-cuma bagi penghuninya, seperti kolam renang.

Memaksimalkan ruangan menjadi trend yang berkembang akhir-akhir ini dalam desain suatu apartemen. Negara-negara seperti Cina, Jepang, dan Indonesia harus mengerahkan banyak usaha untuk memunculkan ide-ide untuk banyak tempat kecil akibat meningkatnya jumlah populasi di perkotaan yang nilainya tidak terbayangkan sebelumnya.

Dikenal karena telah banyak menelurkan ide-ide dan banyak proyek fantastis dalam memberikan solusi seputar permasalahan ruangan sempit, desainer asal Perancis, Paul Coudamy, kembali hadir dengan proyek terbarunya.

Proyek yang tergolong unik ini dikembangkan Paul dengan menciptakan sebuah unit dinding berwarna merah glossy. Disebut unit karena tembok tersebut bisa digerakkan dengan cara digeser.

Dinding geser dikombinasikan menjadi satu paket dengan sebuah meja tulis, tempat tidur, dan lemari baju menjadi sebuah apartemen langka satu-satunya di Paris. Red Nest, itulah nama proyek tersebut.

Apartemen ala Paul Coudamy ini memiliki luas hanya sebesar 23 neter persegi. Warna merah yang mendominasi menjadi alasan penamaan apartemen tersebut menjadi Red Nest. Di dalam Red Nest Anda bisa menemukan sebuah tempat tidur, sebuah kamar mandi, sebuah kamar ganti, dan ruang kerja.

Hasil kreasi desainer Perancis yang satu ini benar-benar memiliki desain yang praktis dan sentuhan yang sangat bergaya. Menambah keunikan, rancangan ini terdiri dari rak buku yang dapat digeser sepanjang dinding merah tersebut.

Tembok dan rak buku yang menjadi satu ini berubah fungsi menjadi pintu bagi sebuah ruangan. Ruangan yang tersembunyi di balik ‘pintu’ geser tersebut adalah kamar tidur, area kerja, dan ruang ganti. Jangan membayangkannya luas. Ingat, apartemen ini hanya memiliki luas 23 meter persegi.

Paul juga memamerkan seluruh ruangan yang berhubungan dengan air, seperti kamar mandi, WC, dan toilet. Semuanya dibuat terpisah. Detil, namun tidak memakan banyak tempat, kerena semuanya ‘diselipkan’ di belakang dan di balik ruangan-ruangan lain.

Kamar mandi yang berada di balik cermin dua arah. Tidak hanya itu. Ruangan misterius lainnya masih dapat ditemukan di balik lemari baju. Di balik pintu lemari baju inilah disembunyikan sebuah WC khusus buang air. Sedang toilet yang memiliki wastafel dan meja rias berada di balik pintu sebuah lemari pakaian rekayasa bergaya jadul (baca: jaman dulu).

Apartemen unik, mungil, rapi, dan bergaya seperti ini sangat cocok untuk Anda yang sukses dan lajang.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE