Perempuan Hamil Banyak Maunya

0
118

.Sudah berat, banyak maunya lagi! Itulah ibu hamil. Sewaktu hamil, Anda pasti ingin mengonsumsi berbagai jenis makanan. Tidak perduli sedang berada di mana dan waktu menunjukkan pukul berapa, bila pada saat itu menginginkan sate kelinci, misal, maka Anda harus mendapatkannya saat itu juga. Bagaimanapun caranya. Bila tidak mendapatkan makanan tersebut, hati akan menjadi kesal. Anda kesal, suami lebih kesal, karena semenjak hamil, Anda menjadi lebih ‘menuntut’ dan ‘menyusahkan’.

Agar tidak sama-sama kesal, ada baiknya jika Anda berdua kembali berpikir jernih, bahwa memberikan makanan yang terbaik untuk sang ibu akan berpengaruh positif pula pada si calon bayi. Jadi, lebih baik bekerjasama dengan lebih saling menghargai dan tanpa saling mengeluh dalam menghadapi masa-masa ngidam, sehingga anak akan terlahir sehat pada waktunya nanti.

Apa itu ngidam? Kenapa ngidam cuma terjadi pada perempuan yang sedang hamil? Mengapa kesannya seperti dibuat-buat agar keinginan si ibu dituruti? Apa ngidam hanya istilah lain untuk ‘manja’?

Janet Pope, Ph.D., seorang profesor bidang nutrisi dan diet di Universitas Louisiana Technology, Ruston, berkata, bahwa penyebab ngidam dan segala ‘keanehan’ pada perempuan hamil ada hubungannya dengan hormon yang diproduksi selama masa kehamilan. Seorang perempuan yang gemar makan daging, bisa saja tiba-tiba menjadi vegetarian, karena selalu mual dan muntah setiap melihat daging saat hamil. Sebenarnya, ngidam tidak hanya terjadi pada saat kehamilan. Pada siklus menstruasi pun perempuan cenderung mengalaminya. Akibat hormon, Anda akan mulai menginginkan segala jenis macam makanan atau minuman, yang berubah-ubah hampir setiap menit, menjelang menstruasi.

Beberapa teori lain mengatakan, bahwa keadaan ini tidak lain atas ‘kebijakan’ tubuh untuk memberi yang terbaik dari makanan yang Anda konsumsi. Ngidam minum susu bisa berarti tubuh Anda membutuhkan banyak kandungan kalsium. Contoh lainnya, bila tubuh kekurangan vitamin C, ia akan ‘meminta’ dengan Anda mulai ngidam mengonsumsi buah-buahan. Lain halnya bila Anda mengidam-idamkan makanan yang berasa manis di lidah, coklat misalnya, mungkin tubuh membutuhkan banyak tambahan kalori. Dr. Pope menambahkan, bahwa buah, susu, dan produk-produk mengandung unsur susu lainnya (seperti coklat dan cemilan rasa gurih) menjadi favorit menu untuk ibu-ibu hamil.

Seorang profesor lain, Valerie Duffy, Ph.D., dari Universitas Allied Health di Connecticut, Storrs menunjukkan fakta, bahwa perempuan akan mulai tergila-gila pada makanan-makanan asam saat kandungannya menginjak usia empat bulan hingga kelahiran. Rasa asam membantunya mendapatkan variasi makanan sebagai tambahan kalori selama masa kehamilan. Pada buah dan asinan terdapat rasa manis sekaligus asam. Hal ini menyebabkan buah menjadi makanan yang paling diburu.

Tidak hanya asam, saat hamil, Anda juga akan mengidam-idamkan makanan dengan rasa gurih-asin, seperti keripik. Volume darah pada perempuan hamil akan terus meningkat. Keinginan mengecap rasa gurih-asin bisa diakibatkan oleh kebutuhan tubuh akan sodium.

Bagaimana dengan rasa pahit yang selalu Anda kecap pada awal masa kehamilan? Bagaimana menjelaskan hal tersebut? Saat hamil, Anda akan cenderung melindungi tubuh dan perkembangan janin dari tumbuhan dan buah-buahan beracun dengan selalu merasa pahit tiap mengonsumsi suatu makanan. Semakin merasa pahit, Anda juga semakin enggan menenggak minuman beralkohol, bukan? Tanpa alkohol, dijamin janin akan bertumbuh lebih sehat. Rasa pahit ini akan memudar dengan sendirinya menginjak usia kandungan yang ketujuh bulan, saat perkembangan janin tidak lagi dalam tahap kritis.

Sudah mengerti, kan, kenapa Anda mengalami masa-masa ngidam selama hamil? Kalau memang memungkinkan, turuti saja kehendak tubuh. Baik untuk tubuh Anda, baik pula untuk si calon bayi.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE