Creating 'Deadly' Date

0
27

.Lama tidak berkencan akibat sibuk mengurus pekerjaan kantor dan bersenang-senang dengan diri Anda akan menyebabkan penurunan pada keahlian Anda dalam berkencan. Anda akan merasa canggung dan salah tingkah di depan lawan jenis. Saatnya merubah diri!

Anda tentu tidak ingin mengalami kejadian atau peristiwa buruk yang tidak menyenangkan ketika berkencan dengan pujaan hati yang sangat dikagumi. Hal ini bisa diatasi dengan menambah ‘pengetahuan’mengenai hal-hal sepele hingga terpenting dalam berpacaran, kesabaran tingkat tinggi, dan banyak latihan. Tidak akan ada lagi suasana tegang, kikuk, kaku, dan kesalahan-kesalahan konyol. Anda akan dapat santai menikmati pembicaraan bersama calon ‘mangsa’.

Untuk langkah awal, sering-seringlah dan mulailah berpikir positif tentang diri Anda. Bagaimana orang lain akan tertarik dengan Anda, bila Anda sendiri tidak terlihat terkesan dengan diri sendiri? Pikir dan fokuskan pikiran pada kekuatan-kekuatan dan sifat diri yang dapat menjadi senjata penting saat berkencan nanti.

Selesai berkencan, buat sebuah daftar mengenai hal-hal yang menyebalkan, salah, sekaligus menyenangkan dan menjadi keberhasilan pada saat bersama idaman hati. Daftar ini akan menjadi acuan Anda dalam mempelajari, memperbaiki, dan meningkatkan kemampuan dalam berkencan.

Senang rasanya bila orang yang disukai tertawa saat mendengarkan cerita Anda. Tapi, terlalu banyak bercanda dan terlihat ‘lucu’ tidak akan bagus untuk perkembangan hubungan Anda selanjutnya.

Sekarang, ingat-ingat kembali apa saja yang pernah Anda ceritakan. Kata-kata dan kalimat apa yang Anda gunakan pada saat itu. Praktikkan kembali kalimat-kalimat tersebut. Bila dirasa terlalu berlebihan dan konyol, jangan pernah lagi mengucapkan cerita atau kalimat tersebut di depan lawan jenis. Buktikan, kalau orang lain dapat selalu menantikan kehadiran Anda karena ingin mengenal kepribadian Anda yang menawan, bukan sekedar untuk mendengarkan cerita konyol.

Mata merupakan jendela hati. Benar sekali. Kontrol mata memiliki peranan penting dalam mengambil hati seseorang. Kendalikan pandangan Anda agar tidak mudah teralihkan oleh situasi, keramaian atau orang lain di sekitar Anda berdua.

Bila pujaan hati sedang berbicara, jangan menolehkan kepala ke arah bapak-bapak yang baru saja lewat memakai baju aneh, misalnya. Orang yang Anda incar akan merasa tidak diperhatikan. Apalagi bila Anda menatap laki-laki atau perempuan lain yang menurut Anda sangat tampan atau cantik, padahal jelas-jelas di depan Anda sedang duduk seseorang yang sedang Anda dekati sedang menceritakan kehidupan pribadinya. Hati-hati, jangan sampai Anda terlihat sebagai seorang player.

Bila Anda tidak suka mendengar ocehannya, bersabar saja. Pikirkan ‘hasil’ yang akan Anda peroleh hanya dengan duduk manis, tersenyum menatap dalam ke arah matanya, seolah Anda sedang benar-benar memperhatikan apa yang sedang dia bicarakan. Tidak susah, kok. Biarkan dia merasa, bahwa hanya dialah yang menjadi pusat perhatian bagi Anda saat itu.  

Untuk lebih menarik perhatiannya, bila Anda gugup menghadapi kencan tersebut, katakan saja jujur kepadanya, bahwa Anda sedikit merasa gugup berada di dekatnya. Utarakan hal ini dengan nada sedikit memuji. Bisa dengan mengatakan, bahwa Anda deg-degan karena melihat dia sangat tampan, gagah atau cantik dan seksi. Sedikit senyum malu-malu akan menambah nilai untuk Anda.

Dijamin, orang yang sedang Anda dekati tersebut akan menganggap Anda sangat manis dan imut, karena begitu mengaguminya. Bisa jadi juga dia akan menganggap Anda tidak berpengalaman, polos, dan berpikir dapat mengendalikan Anda. Dia justru tidak akan mengetahui, bahwa sebenarnya dialah yang telah masuk dalam perangkap dan ‘permainan’ Anda.

Tidak usah berlebihan di depan lawan jenis. Jadilah diri sendiri. Usahakan untuk tetap jujur. Tapi ingat, jujur bukan berarti naif. Kencan masa-masa pendekatan pun memerlukan strategi.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE