Buah Tak Selalu Bersahabat

0
26

.Anda hobi makan buah? Atau malah tak bisa hidup tanpa buah? Atau mungkin anda sedang diet buah-buahan dan hanya memakan apel sepanjang hari? Bila mau didaftar, banyak sekali alasan kenapa setiap hari orang memakan buah. Entah itu buah yang bervitamin C seperti jeruk, mangga, atau strawberry, atau buah yang berkolesterol seperti alpukat dan durian.

Menjadikan buah sebagai bagian keseharian kita memang sangat sehat. Buah dikenal memiliki antioksidan yang baik untuk tubuh, dan terkadang berguna untuk menjaga kecantikan kulit, seperti karoten pada mangga, atau lycopene pada tomat. Dengan semua manfaat tersebut, rasanya mustahil bila buah memiliki sisi negatif. Tapi seperti semua hal di dunia, bila anda terlalu mengunggulkan buah saja, maka akan terjadi ketidakseimbangan. Simak beberapa hal yang harus diperhatikan dengan buah anda :

1. Buah tidak sama dengan sayuran
Anda yang tidak suka sayur, seringkali menganggap bahwa buah bisa dijadikan pengganti. Kenyataannya, sayuran mengandung lebih banyak mineral daripada buah. Jika hanya makan buah tanpa makan sayur, maka nutrisi anda tidak akan tercukupi dan lengkap. Paling tidak diperlukan konsumsi sayuran 500 gram tiap harinya.

2. Buah tidak bisa dijadikan pengganti makanan utama
Tubuh kita yang sebagian besar terdiri dari air mungkin bisa dicukupi oleh buah yang mengandung 85% air. Namun tubuh juga membutuhkan sedikitnya 50 nutrisi dari berbagai makanan yang berbeda. Lemak yang sering dihindari justru sebenarnya menjaga regenerasi dan pemulihan organ. Oleh karena itu daging menjadi sangat penting. Buah juga sangat sedikit mengandung protein, sehingga tidak akan memenuhi kebutuhan asam amino dan asam lemak untuk tubuh.

3. Buah tak selalu ampuh untuk menurunkan berat badan
Orang selalu menganggap makan buah akan mampu mengurangi berat badan mereka. Nyatanya, buah justru mengandung sejumlah asam organik dan aromatik yang membantu meningkatkan nafsu makan. Buah bahkan mengandung 80% lebih gula, baik gula fraktosa maupun gula buah, sehingga tidak termasuk makanan rendah kalori. Memang buah mengandung lebih sedikit kalori daripada nasi. Tapi karena anggapan itu, orang cenderung mengkonsumsi buah lebih banyak, yang ujungnya akan tetap menghasilkan jumlah kalori yang sama dengan nasi.

4. Buah impor tak selalu lebih baik
Dari luar negeri ke Indonesia tentu membutuhkan waktu pengiriman yang lebih lama. Kesegarannya tak lagi asli, ditambah dengan pengawetnya. Should i say more?

5. Buah tak bisa dijadikan satu-satunya sumber vitamin
Tak semua buah baik dan bervitamin seperti yang kita kira. Jadi bila anda bukan ahli gizi yang mengenal baik kandungan tiap buah, pastikan anda juga mengkonsumsi makanan lain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anda.

Beberapa alasan di atas semoga bisa mengingatkan anda para penggemar buah, bahwa apa yang anda puja-puja setiap harinya ternyata tak selalu bersahabat dengan anda. Jadikan sayur, daging dan susu sebagai sahabat anda juga.

(dari berbagai sumber)

SHARE