Kapsul Waktu Sony Volume 15

0
28

.Kali ini Sony mulai merambah industri musik. Berawal dari berakhirnya kontrak CBS dengan Nippon Colombia bulan Juni 1967, Sony didekati CBS untuk melakukan kerjasama dalam bisnis rekaman. Kesempatan ini disambut hangat pihak Sony yang sudah lama ingin masuk industri rekaman dan mereka langsung bekerja sama di bulan Oktober tahun yang sama. Momen ini dimanfaatkan Sony karena selain ingin masuk industri rekaman, Sonya ingin juga memperkuat lini produk audionya.

Setelah melalui negosiasi yang lancar, maka penandatanganan kerjasama mulai bulan Desember, dengan pembagian modal/ keuntungan 50-50. Sekarang dengan nama Sony Music Group (dulu CBS/ Sony) pun berdiri 11 Maret 1968 setelah mendapatkan izin pemerintah pada bulan Februari 1968.

Kerjasama antara CBS/ Sony menjadi perusahaan pendahulu dalam kebijakan pemerintah yang membebaskan penanaman modal asing lebih dari 50%. Selang enam hari perusahaan berdiri, diiklankanlah sebuah kesempatan kerja untuk memimpin perusahaan baru tersebut. Iklan tersebut dimuat di koran nasional Asahi Shimbun dengan headline “Kami Mencari Orang untuk Memimpin CBS/ Sony”. Tidak ada syarat mutlak seperti pendidikan, jenis kelamin, usia dan kewarganegaraan yang diminta, hanya daftar riwayat hidup, CV, foto dan esai sebanyak 1600 karakter tentang “Yang Saya Lakukan untuk CBS/ Sony” Sangat diluar dugaan karena yang melamar posisi tersebut ada 7000 pria dan wanita berusia 14-70 tahun, padahal mereka hanya mencari 80 karyawan.

Langsung beroperasi penuh dengan membuka tujuh cabang di seantero Jepang bulan Juli 1968, CBS/ Sony membuat batu loncatan pertama dengan meluncurkan rekaman pertamanya tanggal 21 Agustus. CBS/ Sony benar-benar membuat perubahan di industri musik dengan membuat, menjual album, mencari dan manajemen artis serta membuat divisi hak cipta untuk seluruh grup CBS/ Sony.

Sepuluh tahun sejak berdirinya, CBS/ Sony benar-benar tumbuh berkembang dan menjadi perusahaan rekaman nomor satu di Jepang. Per tahun 2008, Sony Music Group mempekerjakan 1400 karyawan dan sampai saat ini masih ada di industri musik.

(Referensi: Sony)

SHARE