Waspada Daripada Celaka

0
28

.Mengunjungi negara orang harus memperhatikan beberapa hal, bila tidak ingin mendapat masalah. Anda bisa menuju tempat tersebut menggunakan pesawat ataupun kapal. Kapanpun dan di manapun Anda berada, bila telah tiba di sana, satu hal yang perlu diingat, Anda akan sangat mudah mendapatkan musibah, mengingat Anda adalah orang asing dan tidak mengetahui medan.

Meski selalu saja ada orang yang bersedia membantu atau menolong, Anda tetap harus waspada dan berhati-hati. Jangan sampai keputusan untuk memberikan kepercayaan kepada orang ‘baik’ tersebut justru akan Anda sesali nanti, karena ternyata dia hanya ingin ‘menolong’ dirinya sendiri dengan mencuri barang-barang, uang atau lebih parah lagi, merampok Anda.

Sebelum berangkat, cari dan kumpulkan informasi serta data-data penting mengenai bandara tempat pesawat yang akan Anda tumpangi nanti mendarat. Gambaran kasar ini akan membantu Anda untuk mengetahui ke arah mana Anda harus pergi dan di mana letak taksi saat hendak mencari transportasi menuju hotel atau tempat penginapan. Bila tidak sempat mencari tahu tentang bandara, Anda bisa menanyakannya kepada staf atau pramugari di atas pesawat, selama dalam perjalanan.

Selain itu, Anda juga harus menukarkan sejumlah uang ke dalam mata uang lokal. Uang receh akan sangat dibutuhkan untuk membeli air minum di jalan, memberikan tips, membayar tol, parkir, dan masih banyak lagi.

Bila memungkinkan, lebih baik menggunakan jasa antar-jemput hotel atau mobil limo sewaan khusus dari bandara. Lakukan hal tersebut, bila budget mencukupi. Usahakan tidak asal menumpang taksi liar yang asal parkir di dekat bandara. Pilih taksi resmi bandara yang mengantri di sana.

Jaga dompet dan barang berharga Anda baik-baik. Simpan dompet di dalam sebuah tas kecil yang dapat Anda tenteng atau silangkan di bahu. Simpan uang receh di tempat yang mudah dijangkau, seperti kantong atau tas kecil, agar Anda tidak repot saat melakukan pembayaran-pembayaran. Pisahkan uang receh dari kumpulan uang lainnya. Simpan sisa uang di dalam tas yang tidak mudah dilihat untuk menyulitkan orang lain mengambilnya.

Dalam mempromosikan obyek pariwisatanya, suatu negara pasti akan menggambarkan penduduk yang ramah dan senantiasa bersahabat, tapi di lapangan, siapa yang tahu kenyataannya? Lebih baik mencegah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

(*Dari berbagai sumber)

SHARE