Wajah Penuh Corengan Laku Keras

0
91

.Suku Drung merupakan sebuah kelompok etnis minoritas yang berada di Cina. Mereka tinggal di sepanjang lembah sungai Dulong, Gongshan dan di daerah otonomi Nujiang Lisu Kanton, Propinsi Yunan. Sebanyak 7.426 orang dari mereka tersebar di wilayah sepanjang sungai Nujiang, sebelah utara Gongshan.

Memperhatikan kebiasaan suku Drung, Anda pasti akan tertarik untuk mengetahui sejarah budaya mentato wajah oleh para perempuan di sana. Kebiasaan tersebut telah diturunkan lama dan jauh oleh leluhur mereka.

Bukan untuk kecantikan, naasnya kebiasaan ini muncul untuk menghindari terjadinya kriminalitas pada perempuan Drung, yakni perkosaan. Dahulu kala pada masa pemerintahan dinasti Ming – sekitar 350 tahun lalu – suku Drung kerap diserang okeh kelompok etnis lain. Mereka menangkap, menculik, dan membawa pergi perempuan-perempuan suku Drung untuk dijadikan budak dan diperkosa. Demi menghindari perkosaan, para perempuan ini rela mentato wajah mereka agar tidak lagi terlihat menarik, sehingga orang lain akan enggan menyentuh mereka.

Sebilah bambu akan dimasukkan ke dalam cairan hitam. Cairan tersebut kemudian digoreskan ke wajah. Langkah selanjutnya adalah mencelupkan ujung sebuah duri ke dalam warna hitam. Duri berwarna hitam tersebut ditusukkan ke dalam kulit wajah. Goresan yang terbentuk akan meninggalkan bekas berwarna biru tua keabu-abuan. Goresan ini ada di sekitar mulut dan pipi. Tato berbentuk jajaran genjang akan ‘menghiasi’ daerah sekitar mulut, sedang titik-titik berbentuk kupu-kupu akan ‘menempel’ di pipi.

Tradisi mentato wajah ini dilakukan oleh para perempuan Drung ketika mereka berumur 12 atau 13 tahun sebagai simbol kedewasaan. Kini, meski sudah aman dari ancaman kejahatan dari etnis lain, perempuan Drung masih tetap melestarikan ‘budaya’ tersebut. Bahkan, kini tato wajah menjadi tolak ukur kecantikan di mata para lelaki Drung. Mereka hanya akan menikahi perempuan bertato di wajah.

Mungkin kini bisa ditambahkan tato berbentuk hati kecil di ujung hidung?

(*Dari berbagai sumber)

SHARE