Brammo Enertia Plus 2011

0
85

.Kehadiran sepeda motor bertenaga listrik di Indonesia sebenarnya sudah berjalan beberapa tahun, namun sampai hari ini sepeda motor listrik masih belum mendapat dukungan penuh pemerintah untuk menghambat laju populasi motor bermesin bakar. Sementara kampanye hemat energi ala pemerintah baru bisa berbuat sebatas mempersulit perolehan BBM Premium serta ide pengenaan pajak yang tinggi terhadap sepeda motor.

Coba tengok apa yang dilakukan pemerintah negara bagian California, yang mendukung peluncuran motor listrik Brammo Enertia Plus 2011.  Motor listrik ini sanggup menempuh jarak sejauh 128 km dengan sekali isi baterai, dengan kecepatan maksimum mencapai 160 km/jam. Coba Anda bayangkan sebuah motor sport segahar penampilan Brammo, lewat didepan Anda dengan kecepatan diatas 100 kpj, pastinya raungan suara kenalpotnya akan membuat kuping Anda merasa bising.  Motor listrik ?  dengan kecepatan maksimum yang dicapainya , Anda tidak akan terganggu sama sekali dengan raungan suara motor listriknya. Nyata sekali bedanya kan?

Awalnya Brammo Inc hanya memproduksi mobil sport bermesin bensin, namun ketika krisis ekonomi melanda pada 2009 lalu Brammo merancang mobil sport Brammo Rouge GT bertenaga 850 hp. Konsep rancang bangun buatan Brammo ini dijual kepada Nissan yang kemudian hasil penjualan rancang bangun Nissan Rouge GT ini digunakan untuk membiayai proyek lain Brammo, yaitu membuat motor sport listrik yang akan diturunkan pada ajang lomba TTX GP Isle of Man di Inggris.

Seperti yang dilansir oleh
Brammo.com, Brammo Enertia Plus menggunakan teknologi ekslusif Brammo?s
Lithium-ion battery, Brammo Power?. Perangkat VCU (Vehicle Control Unit) yang
berfungsi untuk memonitor semua aspek kinerja battery dan memelihara
kesimbangan yang konsisten dari komponen berharga sepanjang usia kendaraan.
Selain itu motor ini juga telah dilengkapi dengan fitur baterry charger 850watt
on-board yang berguna untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan pengisian
ulang baterry ditempat umum yang mungkin atau dirumah. Daya yang dibutuhkan
untuk melakukan recharge hanya listrik rumah standar 110-120 Volt-15A (sesuai
standar listrik rumahtangga di AS) , kabel pengisian tersimpan rapi dibawah
jok.

Seperti yang dilansir oleh Brammo.com, Brammo Enertia Plus menggunakan teknologi ekslusif Brammo?s Lithium-ion battery, Brammo Power?. Perangkat VCU (Vehicle Control Unit) yang berfungsi untuk memonitor semua aspek kinerja battery dan memelihara kesimbangan yang konsisten dari komponen berharga sepanjang usia kendaraan. Selain itu motor ini juga telah dilengkapi dengan fitur baterry charger 850watt on-board yang berguna untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan pengisian ulang baterry ditempat umum yang mungkin atau dirumah. Daya yang dibutuhkan untuk melakukan recharge hanya listrik rumah standar 110-120 Volt-15A (sesuai standar listrik rumahtangga di AS) , kabel pengisian tersimpan rapi dibawah jok.

Sepeda Motor Listrik ini 100% dirancang untuk menjadi ramah lingkungan, selain tidak menimbulkan polusi dari emisi gas buang, motor ini juga menggunakankomponen yang dapat didaur ulang pada banyak komponennya. Baterry yang digunakan sangat aman dan tidak mengandung logam berat serta dapat didaur ulang pula.

Brammo Enertia Plus yang diproduksi di Ashland Oregon,Amerika ini dipasarkan dengan harga USD 8.995.

Data Teknis Brammo Enertia:

Enertia Motor
Motor Type: High output sealed brushless permanent magnet AC
Peak Motor Power: 13kW @ 4500 rpm
Peak Continuous Current: 80 A
Max Motor Torque: 40 N-m, 29.5 ft-lb @ 0 – 1450 rpm

Enertia Batteries
Battery Type: Brammo Power? batteries
Battery Pack Capacity: 6.0 kWh
Battery Pack Voltage: 88.8 V (nominal)
Recharge Time: Approximately 8 hours
Battery Life: 500 cycles (30,000 miles) to 90% capacity

Enertia Performance
Top Speed: 60+ MPH, 95+ KPH
Average Range: 80 miles / 128 kilometers
Electric vehicle range is affected by a number of factors including; speed, acceleration, number of starts and stops, rider and cargo weight, changes in elevation, headwinds and road surface..

Enertia Dimensions
Weight: 324 lbs / 145 Kg
Cargo Capacity: 276 lbs / 125 Kg (600 lbs / 272 Kg total combined rider, cargo and motorcycle)
Seat Height: Standard seat 32.0″ / 81 cm
Optional Premium Seat 32.0″ / 81 cm Length: 81.5″ / 207 cm Width: 12.5″ / 37.75 cm (body)
19.5″ / 49.5 cm (peg to peg)
33.0″ / 84 cm (handlebar tip to tip)

Enertia Key Components
Frame: Lightweight extruded and welded aluminum – serves as a battery tray (patent pending)
Suspension – Front: Marzocchi Shiver hydraulic USD with compression damping adjustment. 5.0″ / 12.75 cm of suspension travel.
Suspension – Rear: Works Performance hydraulic with pre-load and rebound damping adjustment. 5.0″ / 12.75 cm of suspension travel.
Brakes – Front/Rear: Brembo hydraulic
Wheels – Front: 18″ x 2.5″ / 45.75 cm x 6.5 cm Cast Aluminum
Wheels – Rear: 17″ x 3.5″ / 43 cm x 9 cm Cast Aluminum

Enertia Options & Accessories
Premium Seat: Textured black vinyl and charcoal gray synthetic suede combination with accent stitching. Durable UV and water resistant with added top of seat comfort.
Saddle Bags: Soft shell expandable panniers -OR- rigid Givi lockable storage bags on powdercoated steel frame.

(Dari berbagai sumber)

SHARE