Seni Berpesta Untuk Mengenang Sang Mendiang.

0
29

.Day of the Dead atau yang dalam bahasa Spanyol bernama Dia de los Muertos adalah sebuah perayaan yang banyak dirayakan oleh warga masyarakat keturunan Meksiko. Bentuknya sendiri lebih seperti sebuah gathering yang secara khusus diisi dengan kegiatan memanjatkan doa dan mengingat mereka yang telah tiada, entah itu saudara, kawan lama, ataupun sosok idola.

Perayaan yang digelar setiap tanggal 2 November ini ditandai dengan kehadiran sajen yang berisi aneka warna permen berbentuk tengkorak, bunga Marigolds, serta berbagai makanan favorit sang mendiang yang nantinya juga akan dibawa ke makam sebagai sebuah bingkisan bagi mereka yang telah berpulang. Jaraknya yang berdekatan dengan hari Halloween membuat perayaan Day of the Dead ini seringkali disama-samakan antara keduanya, meskipun sebenarnya terdapat perbedaan yang mencolok karena dalam perayaan Day of the Dead intinya adalah sebuah selebrasi, dimana pesta penuh suka cita dan makan-makan adalah sebuah kewajiban. Selain itu kalau dalam pesta Halloween semarak dengan topeng dan kostum, maka dalam perayaan Day of the Dead ini orang-orang lebih fokus pada seni menghias wajah semirip mungkin seperti tengkorak.

Dari berbagai penelitian dan riset yang telah dilakukan, para ahli menyimpulkan bahwa perayaan Day of the Dead ini adalah sebuah warisan kebudayaan kuno yang diyakini bersumber dari kebiasaan bangsa Aztec dalam melakukan pemujaan terhadap dewi Mictecacihuatl, sang penguasa alam baka. Meskipun perayaan ini diyakini bersumber dari sumber yang sama, namun ternyata pelaksanaannya berbeda-beda, tergantung pada tempat dan kebudayaan yang dianut masyarakatnya. Di Brazil, perayaan Day of the Dead masuk dalam kalender sosial dan menjadi salah satu hari libur nasional dimana warga Brazil merayakannya dengan pergi ke makam-makam dan gereja. Sedangkan di Spanyol, perayaannya diwarnai dengan festival dan parade keliling kota, dan sebelum senja mereka akan membubarkan diri untuk pergi ke makam dan berdoa di sana. Rangkaian kegiatan pesta pora mengenang mereka yang telah meninggal dunia ini juga dilakukan oleh warga keturunan Meksiko yang tinggal di Eropa, Asia, dan Afrika.

Meskipun terkesan horor karena melibatkan hal-hal yang berkaitan dengan kematian, namun perayaan Day of the Dead ini adalah sebuah warisan budaya yang tetap harus selalu dijaga kelestariannya, karena selain menjadi salah satu identitas bangsa, perayaan ini terbukti juga sukses menjadi sebuah atraksi pariwisata.

(Berbagai Sumber).

SHARE