Dublin, Kota Viking dan Bir Dingin.

0
41

.Apakah anda penggemar buku Dubliners dan menyimpan sebuah keinginan untuk mengunjungi kota indah ini?

Banyak orang mengaku terinspirasi untuk mengunjungi kota ini setelah membaca Dubliners, buku koleksi 15 cerpen karya James Joyce yang mengisahkan tentang drama kelas pekerja di kota Dublin.

Dublin yang merupakan ibukota Irlandia, dalam bahasa setempat punya nama asli Baile Atha Cliath atau the Town of the Hurdled Ford. Kota Dublin sendiri awalnya adalah salah satu daerah hunian bangsa Viking, namun eksistensinya baru benar-benar menjadi setelah Dublin diakuisisi oleh bangsa Inggris di abad 14. Di bawah kekuasaan raja Inggris, kota Dublin berkembang sangat pesat, bahkan berubah menjadi salah satu kota terbesar se-Inggris Raya, terbesar kedua setelah London. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya bangunan-bangunan bergaya great Georgian yang masih kokoh berdiri sampai sekarang.

Ketika anda menginjakkan kaki di kota Dublin, inilah beberapa panduan tentang what to do, what to see, and what to eat while you’re at James Joyce’s very own city:

Do:

. Beli kartu Dublin Pass
Kartu ajaib ini adalah salah satu hal yang sangat sayang untuk dilewatkan karena menawarkan kesempatan menjelajah kota Dublin tanpa harus menguras kocek anda. Paket ini sudah termasuk free entry ke galeri seni, musium, lokasi-lokasi bersejarah, transportasi dari dan ke bandara, tour dalam kota, bahkan juga memberikan diskon spesial di restoran dan toko-toko di sepanjang kota Dublin. Anda bisa mendapatkan kartu ini di kantor wisata atau dengan meng-klik www.dublinpass.com.

See:

. Phoenix Park / Dublin Zoo
Phoenix Park adalah salah satu tempat wisata favorit keluarga dimana semua umur bisa menikmatinya. Dengan luas hampir 712 hektar, Phoenix Park adalah taman hiburan terluas di dunia yang dijamin akan mampu menarik perhatian dan menyibukkan anda sepanjang hari. Anda bisa melihat komplek kediaman presiden Irlandia dan duta besar AS yang indah dan megah, bermain di lapangan kriket dan polo, mengunjungi kastil Ashtown yang menawan, atau melihat rusa-rusa yang berbas berlarian di alam terbuka karena lokasi Dublin Zoo yang merupakan tempat tinggal bagi ratusan spesies hewan berada di tengah Phoenix Park ini.

. Guinness Storehouse
Kalau sudah sampai di Dublin, tentu saja anda tak boleh melewatkan lokasi yang satu ini karena di The Guinness Storehouse anda bisa mengetahui sejarah panjang bir Irlandia yang termashyur itu. Tempat pengolahan bir yang telah beroperasi selama lebih dari 250 tahun ini menyajikan tour yang akan menceritakan dari mulai produksi bir pertama Arthur Guinness di tahun 1760 hingga perkembangan penggunaan tekhnologi modern dalam pengolahan bir seperti saat ini. Di akhir sesi tour, anda akan mendapatkan sebuah pengalaman berkesan dengan menikmati bir gratis di atas Gravity Bar yang akan menyajikan pemandangan kota Dublin secara 360 derajat.

. Dublin Castle
Bangunan yang satu ini adalah daya tarik utama pariwisata kota Dublin. Meskipun kastil besar dan megah ini sudah berdiri semenjak kepemimpinan raja John sang penguasa Irlandia pertama, namun dalam perkembangannnya lebih sering dihuni oleh perwakilan pemerintah Inggris Raya. Kastil yang awalnya merupakan benteng pertahanan bangsa Viking dan telah mengalami renovasi berkali-kali akhirnya semenjak tahun 1922 diserahkan kembali kepada pemerintah Irlandia dan sekarang berfungsi sebagai komplek pusat pemerintahan Irlandia.

. Trinity College and Library
Komplek asrama ini didirikan oleh ratu Elizabeth I di tahun 1592 dan menjadi salah satu bangunan asli tertua yang masih berdiri di kota Dublin. Koleksi perpustakaannya sendiri menyimpan lebih dari sejuta buku dan naskah-naskah bersejarah yang luar biasa berharga. Salah satu koleksi perpustakaan yang paling terkenal adalah Book of Kells atau Kitab Kells, salah satu buku tertua di dunia dan mungkin yang dekorasi dan ilustrasinya paling indah dan sekaligus menjadi salah satu contoh awal bentuk seni desain grafis. Buku luar biasa ini berisi empat jilid kitab Perjanjian Baru yang ditulis dalam bahasa latin di atas kulit anak sapi dan gambar ilustrasinya dikerjakan oleh biarawan Irlandia sekitar tahun 800 SM.

Buy:

. Nassau Street
Anda bisa berjalan-jalan ke Nassau Street yang lokasinya berdekatan dengan Trinity College dan akan menemukan deretan toko-toko penjual berbagai souvenir, seperti kristal Waterford, tembikar Belleek, sweater Aran, dan berbagai hasil kerajinan khas Irlandia lainnya.

. The Powerscourt Centre
Ini adalah salah satu pusat belanja di kota Dublin yang lokasinya berada di dalam sebuah bangunan townhouse abad 18 dan berisi berbagai merek pakaian, cafe, galeri seni, dan perhiasan kreasi desainer Irlandia.

. The Loft Market
Anda juga harus mampir ke sini karena The Loft adalah tempat belanja paling edgy, surga fashion di Dublin. Anda akan banyak menemui desainer-desainer muda dengan kreasi terbarunya yang sangat potensial menginvasi isi lemari anda. Selain itu di sini juga menjadi lokasi berbagai store yang menjual pakaian vintage koleksi mereka.

Eat:

Meskipun Dublin terkenal dengan restauran-restaurannya yang tak hanya bervariasi tapi juga trendy, namun terhitung mahal bahkan untuk standar Eropa. Harga menu main course per porsi mulai dari 10 hingga 40 Euro, bahkan lebih. Demikian juga dengan harga wine yang biasanya sudah dinaikkan dari harga aslinya yang sudah mahal. Namun demikian, ada solusinya. Sama seperti kota-kota besar di seluruh penjuru dunia, di kota Dublin pun terdapat restoran-restoran India yang tak hanya lezat tapi juga affordable. Anda bahkan juga bisa mendapatkan penawaran paket makan 3 kali sehari yang tentu saja akan memperlonggar budget makan anda di sana. Restoran-restoran yang sering direkomendasikan bagi para turis antara lain Khyber Tandoori di South William Street, Shalimar di South Great Georges Street, Surma di Camden St, dan juga Govindas di Augnier Street yang menyajikan menu vegetarian food.

(Berbagai sumber)

SHARE