Melangkahkan Kaki ke Budapest, Hungary…

0
78

.Diantara negara-negara di daratan Eropa Timur, bisa dibilang Budapest adalah salah satu kota terbaik yang bisa anda singgahi. Kota yang menjadi pusat kebudayaan Renaissance di abad 15 ini memiliki kekayaan sejarah dan seni yang luar biasa indah, sehingga tak heran kalau Budapest dijuluki sebagai permata Eropa. Ibukota Hungaria ini mendapatkan namanya setelah 2 daerah yang terpisah
oleh sungai Danube bersatu pada tanggal 17 November 1873. Kedua daerah
itu adalah Buda dan Obuda di sebelah barat sungai, dan Pest di sebelah
timur sungai.

Selain indah, Budapest juga dikenal sebagai salah satu kota yang makmur
dan bahkan majalah Forbes menetapkan Budapest sebagai kota ke-7 yang
paling ideal sebagai tempat tinggal di Eropa. Salah satu hal yang membuat kota ini nyaman adalah karena sistem transportasinya yang memadai, efisien, murah, dan melintasi hampir semua daerah tujuan wisata di Budapest. Sistem transportasinya sendiri merupakan kombinasi antara transportasi darat (bus, trem, metro, dan kereta) serta transportasi air (kapal) yang semuanya saling mendukung dan tiketnya bisa dibeli di hampir semua tempat.

Selain keindahan pemandangan dan arsitekturnya, ada 1 hal lagi yang menambah kenyamanan dan popularitas kota Budapest, yaitu mata air panas dan pemandiannya. Bahkan konon salah satu alasan bangsa Romawi menginvasi daerah barat sungai Danube dan menjadikan Aquincum (salah satu daerah di Obuda) sebagai pusat kekuasaan adalah karena daya tarik thermal spring-nya yang melimpah. Berkat mata air panas ini pula Budapest memperoleh reputasinya sebagai salah satu kota tujuan wisata spa, bahkan sejak tahun 1934 secara resmi Budapest menerima gelarnya sebagai City of Spas.

Lokasi-lokasi yang bisa anda kunjungi ketika menjejakkan kaki di Budapest antara lain:

1. Hungarian Parliament Building.
Bisa dibilang gedung yang satu ini adalah salah satu saksi bisu sejarah panjang peradaban dunia, mengingat bangunannya sendiri merupakan salah satu gedung legislatif tertua di Eropa. Secara fisik, gedung parlemen ini adalah bangunan terbesar yang masih berdiri kokoh di Hungaria dan bahkan merupakan gedung parlemen terbesar di Eropa. Landmark Hungaria dan sekaligus magnet utama penggerak pariwisata kota Budapest ini lokasinya berada di Lajos Kossuth Square, di tepi sungai Danube. Dibangun sejak tahun 1885, sempat menjadi tempat pesta perayaan ulang tahun Hungaria yang ke 1000 di tahun 1896, dan baru benar-benar selesai dibangun pada tahun 1904.

Bangunan ini menghabiskan 40 juta batu bata, hampir setengah juta butir batu berharga, dan 40 kilogram emas. Gedung bergaya Gothic Revival ini mempunyai panjang hampir 268 m dan lebar separuhnya dengan dilengkapi 10 taman, 13 elevator, 27 gerbang, 29 tangga, dan 691 kamar serta 200 kantor di dalamnya. Banyak wisatawan yang berbondong bondong mengunjungi gedung parlemen ini untuk melihat kemegahan central hall-nya yang berbentuk heksadekagonal (segi 16) serta melihat mahkota raja The Holy Crown of Hungary yang sejak tahun 2000 resmi dipajang di sini.

2. St. Stephen’s Basilica
Basilika ini dibangun untuk mengenang Saint Stephen I of Hungary, raja pertama Hungaria yang termasyhur luar biasa. Sama seperti gedung parlemen Hungaria, basilika ini pun juga dibangun dengan tinggi tepat 96 meter. Kedua bangunan ini menjadi bangunan tertinggi yang telah dan boleh berdiri di Hungaria dan menjadi simbol bahwa dalam hidup ini harus seimbang, dimana worldly and spiritual thinking have the same importance.

Gaya bangunannya sendiri mengadopsi gaya Neo-Rennaissance dengan sedikit sentuhan Yunani pada bagian dasarnya. Facade basilika ini dihiasi oleh kehadiran 2 buah menara lonceng, dimana loncengnya sendiri memiliki berat hampir 9 ton. Sedangkan di bagian dalam ruangan, para wisatawan dapat melihat keagungan dan keindahan seni grafis yang terlukis dalam tembok dan atap, serta berbagai patung yang terpahat di dinding. Ornamen-ornamen di dalamnya dibuat dengan detail dan ketelitian yang luar bisa, tak heran kalau renovasinya saja menghabiskan waktu sampai 54 tahun. Kalau ingin melihat pemandangan kota Budapest secara menyeluruh dan 360 derajat, anda bisa meniti 136 anak tangga atau naik elevator untuk mencapai kubah basilika St. Stephen ini.

3. Hősok Tere (Heroes’ Square)
Salah satu lapangan terluas di Hungaria ini sangat kaya akan sejarah dan politik Hungaria. Terletak di ujung Andrassy Avenue dan bersebelahan dengan taman kota dan dikelilingi oleh dua gedung penting, yaitu Museum of Fine Arts di sebelah kiri dan Palace of Art (Hall of Art) di kanan.

Di tengah-tengan lapangan ini berdiri monumen Millennium Memorial (atau yang juga dikenal sebagai Millennium Monument atau Millenary Monument) yang juga menjadi salah satu landmark penting kota Budapest. Di sini lah berdiri patung-patung pemimpin 7 suku pendiri Hungaria di abad ke 9, serta beberapa sosok lain yang punya peran penting dalam perkembangan negara Hungaria. Di monumen ini tertulis sebuah plakat yang berbunyi “To the memory of the heroes who gave their lives for the freedom of our people and our national independence“. Meskipun terdengar seperti kalimat di batu nisan, dan banyak buku yang menyebut demikian, namun monumen ini bukan makam pahlawan.

4. Patung Attila Jozsef
Attila Jozsef lahir pada tangal 11 April 1905 dan meninggal pada 3 Desember 1937. Meskipun hidupnya terhitung singkat, namun sosoknya sangat dihargai sebagai salah satu penyair paling termashyur di Hungaria. 

Masa kecilnya yang menderita dia habiskan bersama ibu dan 2 saudara perempuannya di sebuah flat kecil di Ferencvaros, daerah miskin di Budapest. Nasibnya mulai membaik setelah dia ikut tinggal bersama kakak perempuannya karena Odon Makai, iparnya yang cukup kaya itu bersedia membiayai pendidikannya. Setelah gagal menjadi guru sekolah karena terganjal puisi-puisinya yang provokatif, maka dia pun banting setir dan secara totalitas mendedikasikan hidupnya untuk seni dan puisi. Karya-karyanya telah banyak dipublikasikan dalam berbagai bahasa di seluruh dunia dan menjadi salah satu kontributor utama yang memperkaya khazanah sastra Hungaria.

5. Andrassy Avenue
Andrassy Avenue aalah salah satu jalan yang paling iconic di Budapest sejak tahun 1872. Jalan yang menghubungkan antara Elizabeth Square dan taman kota ini dihiasi oleh bangunan mansion dan townhouse bergaya Neo-renaissance yang spektakuler, dan sejak tahun 2002 telah ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO. Andrassy Avenue ini juga menjadi salah satu the most expensive street in the world, lokasi berdirinya gedung-gedung kedutaan, College of Fine Arts, toko-toko premium, cafe dan restoran terkenal, gedung pertunjukan, serta luxury boutiques seperti Dolce & Gabbana, Louis Vuitton, Armani, dan Gucci.

6. Szechenyi Chain Bridge
Jembatan yang membelah sungai Danube ini menghubungkan kawasan Buda dan Pest, sisi barat dan timur Hungaria. Jembatan ini adalah jembatan permanen pertama yang dibangun di Hungaria dan resmi beroperasi pada tahun 1849. Namanya sendiri diadopsi dari Istvan Szechenyi, salah satu sponsor dan penyandang dana utama proyek pembangunan jembatan ini. Arsitek yang menangani jembatan ini adalah William Tierney Clark yang dipekerjakan oleh Istvan Szechenyi setelah dia melihat jembatan Marlow Bridge, yang dibangun oleh William di sungai Thames, Inggris.

Budapest adalah kota tua yang sangat indah dan tak takut untuk merangkul hal-hal baru. Dan untuk menikmatinya dengan lebih sempurna, anda bisa mengisi senja anda dengan berlayar naik kapal menyusuri sungai Danube dan menikmati keanggunan Budapest.

(berbagai sumber).

SHARE