Mengatasi Penindasan di Sekolah

0
60

.Penindasan tidak hanya terjadi pada orang dewasa, namun juga pada Anda yang masih duduk di bangku sekolah menengah. Umumnya, penindasan dilakukan oleh para senior terhadap adik-adik kelasnya, atau pada teman satu angkatan yang terlihat lemah.

Mungkin Anda kesal akibat sering diganggu dan disakiti, baik secara fisik maupun mental. Ketahuilah, bahwa anak-anak yang menindas Anda adalah mereka yang merasa, bahwa mereka akan mendapatkan sebuah pengakuan akan otoritas bila terlihat berkuasa. Kekuasaan inilah yang mereka wujudkan dengan menyakiti siswa-siswa tak bersalah. Tujuannya cuma satu, untuk menunjukkan I am the boss, bahwa merekalah sang ‘penguasa’ di lingkungan sekolah. Bila Anda ditindas oleh seseorang atau sekelompok orang di sekolah, jangan langsung berpikir, bahwa mereka benar-benar kuat dan pemberani. Sadarkah Anda, bahwa mereka mendatangi Anda beramai-ramai? Pernahkah ia mendatangi Anda seorang diri? Mungkin, teman-teman yang bersamanya hanyalah ‘tameng’ untuk menutupi rasa takutnya menghadapi Anda.

Ada juga yang melakukan hal buruk tersebut karena terpengaruh unsur-unsur kekerasan yang mereka dapatkan dari media, seperti televisi, radio, internet, majalah, dan masih banyak lagi. Selain media, lingkungan sekitar tempat mereka bertumbuh bisa memicu jiwa kekerasan pada diri mereka. Dibesarkan dalam keluarga yang sarat akan kekerasan, secara tidak langsung akan menanamkan pendidikan, bahwa untuk menyelesaikan suatu masalah, hanya satu penyelesaiannya, kekerasan.

Sekolah seharusnya menjadi tempat teraman kedua setelah keluarga. Masing-masing murid berhak mendapatkan perlindungan dan keadilan. Bila Anda ditindas, ceritakan hal tersebut kepada orangtua, guru pembimbing, saudara, atau siapapun. Jangan Anda pendam. Dipendam terlalu lama akan menimbulkan trauma dan stres berkepanjangan. Mintalah perlindungan dan tanyakan kepada orang yang lebih dewasa, bagaimana caranya menghadapi situasi ini, konsultasikanlah kepada mereka.

Tidak perlu takut menghadapi penindasan. Yakinlah akan satu hal, mereka tak jauh lebih hebat dari Anda.

(Berbagai sumber)

SHARE