Demam Lukisan Yang Bikin Lupa Daratan

0
47

.Semua orang di belahan Eropa dan Amerika sedang mengeluhkan kondisi perekonomian dunia yang lesu dan menunjukkan penurunan yang hanya bisa disaingi oleh Perang Dunia II. Namun dunia seni tak mengenal kata resesi.

Pekan pameran dan penjualan karya seni impresionis dan kontemporer akan berakhir minggu ini di kota New York. Event masih akan berlangsung sampai beberapa hari ke depan, namun hasil penjualan telah menunjukkan sebuah angka yang mengejutkan, mencapai sekitar 1.61 milliar US Dollar. Sebuah angka penjualan yang sangat mencengangkan.

Ternyata seni tak ada hubungannya dengan kondisi ekonomi dunia, karena seni sepenuhnya berkaitan dengan taste peminatnya. Kali ini kita sedang membicarakan tentang taste sekelompok kecil orang-orang super kaya dari Eropa dan Amerika, serta teman-teman baru mereka di Rusia, Cina dan Timur Tengah.

Untuk menunjukkan kelasnya, balai lelang Sotheby’s di Hong Kong baru saja melelang tiga botol wine Chateau Lafite tahun  1869 seharga 232 ribu US Dollar per botol. Saking cerahnya pasar wine di kalangan orang-orang super kaya Asia, bahkan sebotol wine yang di New York hanya dijual seharga 17 ribu US Dollar, di Hong Kong laku sampai 70 ribu US Dollar.

Dan cita rasa kelompok kaya ini akan berbagai produk karya seni kontemporer makin menjadi ketika sedang berlangsung musim pelelangan seperti saat ini. Di kawasan Timur Tengah sedang berlangsung Abu Dhabi art fair, di London juga berlangsung Frieze art fair, dan balai lelang Sotheby’s sedang beraksi di kota New York, dengan bintang utama lukisan karya Amedeo Modigliani berjudul Nu assis sur un divan (La belle Romaine) yang laku terjual seharga 68.9 juta US dollar.

(Berbagai sumber)

SHARE