Dari Jodhpur ke Mykonos, Mari Berwisata Warna

0
30

.Sejak pertama kali mengenalnya, manusia telah mengasosiasikan warna sebagai salah satu bentuk keindahan. Sampai sekarang pun kita masih melakukannya. Warna juga bisa menjadi sebuah bahasa. Warna hitam menceritakan tentang kesedihan, kehilangan, dan hal buruk lainnya; warna kuning menceritakan tentang optimisme, pencerahan, dan kebahagiaan; sedangkan warna biru banyak yang mengartikan sebagai lambang ketenangan. Namun di kota Jodhpur, India, warna biru adalah lambang kasta yang penuh wibawa.

Jodhpur adalah salah satu kota wisata yang terkenal di India. Kota yang kaya akan bangunan istana, benteng, dan kuil ini terkenal dengan sebutan Sun City karena cuacanya yang cerah sepanjang tahun. Jodhpur juga dikenal sebagai the Blue City berkat bangunan-bangunan berwarna biru yang banyak mengelilingi benteng Mehrangarh. Tentang alasan kenapa penduduk kota ini mencat rumah mereka dengan warna biru, ada yang bilang karena warna biru adalah warna yang paling pas untuk daerah beriklim panas seperti Jodhpur ini. Warna biru di dinding rumah mereka diharapkan mampu menjaga suhu dalam rumah tetap dingin, karena warna biru adalah warna yang paling sedikit menyerap panas matahari. Ada juga yang bilang kalau warna biru adalah warna penangkal nyamuk. Itulah kenapa penduduk Jodhpur memilih warna sebagai warna rumah mereka. Namun alasan yang lebih masuk akal adalah sebuah tradisi lama tentang kasta dan kuasa di india.

Sejak jaman dahulu kala, orang India terkelompok dalam lima kasta, dengan kasta Brahmana berada di puncaknya. Para keluarga Brahmana ini suka menandai rumah mereka dengan warna biru untuk memisahkan derajat rumah dan penghuninya dengan lingkungan di sekitarnya. Waktu berlalu, sistem perkastaan pun makin tak berlaku. Yang tertinggal adalah kebiasaan orang Jodhpur untuk mewarnai rumah mereka dengan warna biru karena keyakinan turun temurun tentang warna biru sebagai warna yang luhur dan penuh wibawa. Akhirnya kawasan Jodhpur jadi berwarna biru dan menghasilkan pemandangan bukit biru kotak-kotak yang indah.

Kalau penduduk kota Jodhpur memilih warna biru sebagai warna rumah mereka, maka penduduk kota Mykonos di Yunani juga memiliki warna pilihan mereka sendiri, yaitu warna putih bersih.

Pulau kecil ini mempunyai sejarah yang sangat panjang sekali. Dalam mitologi Yunani, Mykonos dikenal sebagai pulau tempat pertarungan antara Dewa Zeus dan Dewa Titans. Nama Mykonos sendiri diambil dari nama salah satu cucu dewa Apollo, yaitu Mykons. Pulau ini awalnya adalah sebuah pulau yang kumuh dan miskin, namun berkat keindahan alamnya, lambat laun pulau ini bangkit menjadi salah satu pulau wisata dengan kehidupannya yang kosmopolitan.  Musim panas di Mykonos adalah musim yang luar biasa ramai. Mykonos sendiri sering disebut sebagai Ibiza-nya Yunani, tempat singgah para DJ, produser musik dan selebriti dunia yang meramaikan bar-bar di tepi pantai. Dari daerah pinggir pantai sampai ke bukit-bukit, berdiri deretan rumah yang dibangun dengan mempertahankan gaya arsitektur cycladic yang indah. Jalanan yang memisahkan antara satu rumah dengan rumah lainnya menjadi tempat para para turis mengisi waktu mereka dengan berlalu-lalang dan berfoto diantara deretan rumah berwarna putih yang terlihat sangat kontras dengan pemandangan laut biru di sekitarnya. Ini lah daya tarik Mykonos yang menyihir wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

(Berbagai sumber).

SHARE