Love in A Perfect Wedding Ring

0
65

.Untuk Anda yang akan menikah, pasti antusias saat hendak menentukan dan memilih cincin kawin untuk Anda dan pasangan. Bukan sekedar cincin, cincin kawin menjadi simbol ikatan cinta kasih di antara Anda berdua.

Dewasa ini ada berbagai macam, jenis, bentuk, dan motif cincin kawin yang bisa dijadikan referensi. Sebut saja bentuk tradisional, seperti cincin emas sederhana yang berbentuk bulat atau cincin yang memliki lebih dari dua tipe dekorasi. Tebal-tipis dan lebarnya juga bisa dijadikan pertimbangan dengan taburan batu berlian menyelimutinya. Cincin berlian menjadi sebuah kombinasi sempurna antara cincin polos dan makna yang dibawa berlian itu sendiri, keabadian cinta.

Sebelum memasuki pernikahan beberapa dari Anda akan mengalami pertunangan terlebih dahulu. Masa pertunangan ini pun melibatkan sebuah cincin. Anda bisa mengambil satu set cincin-cincin yang akan digunakan pada saat pertunangan dan pernikahan nanti. Masa pertunangan yang singkat akan membuat budget lebih terjangkau, karena Anda tidak harus menyediakan cincin tersendiri khusus untuk pertunangan. Satu cincin yang sama bisa Anda gunakan pada saat bertunangan dan menikah. Beda halnya, jika Anda ingin setiap moment terasa istimewa. Ini berarti dua cincin berbeda sudah harus tersedia.

Bagi calon suami, cincin mungkin hanyalah sekedar perhiasan lain yang akan selalu dipakainya, seperti halnya jam tangan yang selalu menemaninya setiap hari. Meski demikian, Anda berdua tetap tidak boleh mengabaikan arti penting sebuah cincin kawin, yang akan menjadi saksi bisu komitmen dan cinta Anda dan pasangan. Sebelum membeli, tanyakan dalam hati, seberapa besar Anda menyukai dan menginginkannya? Cocok atau tidak cincin tersebut ‘mengikat’ jari Anda?

Untuk Anda yang tidak suka neko-neko, cukup lihat kembali, apakah cincin Anda dan pasangan sudah serasi? Usahakan pula untuk membuat motif dan bentuk cincin pertunangan dan pernikahan dalam satu garis merah yang sama. Tentukan lebar cincin sesuai keinginan Anda berdua.

Cincin kawin bisa dihias dengan beragam jenis dekorasi. Berkreasilah seunik mungkin, sesuai budget, tentunya. Untuk warna, diskusikan dengan pasangan, apakah Anda berdua menginginkan cincin yang terbuat dari emas kuning, emas putih, atau platinum? Tidak perlu ngotot. Toh, Anda tidak mau pernikahan dibatalkan hanya karena tidak sepakat masalah cincin, bukan? Selain bahan, ukirlah kata-kata di bagian dalam cincin. Bisa berupa tanggal pernikahan, kata-kata manis yang muncul saat pasangan melamar, atau panggilan sayang dan khusus dari dan untuk Anda berdua.

Cincin emas kuning terdiri dari 9, 14, dan 22 karat, sedang emas putih bisa Anda dapatkan dengan pilihan 9, 14, dan 18 karat. Untuk Anda yang ingin terlihat elegan, emas putih bisa dijadikan pilihan, karena harganya pun lebih terjangkau dibanding platinum.

Cincin kawin platinum kini lebih populer di masyarakat. Beragam variasi cincin platinum ditawarkan oleh produsen perhiasan. Tidak perlu takut terkena penyakit kulit, karena bahan platinum jarang menyebabkan reaksi alergi. Logam ini cenderung lebih berat dan lebih mahal, karena terlihat jauh lebih ‘lembut’ dibanding emas putih. Meski tetap bisa tergores, platinum lebih tahan lama, tidak mudah memudar seperti emas putih. Tidak diragukan lagi, kualitas platinum lebih bagus dibanding emas.

Bahan palladium juga bisa digunakan untuk cincin kawin. Palladium tidak bereaksi terhadap udara, yang membuatnya tidak mudah pudar. Palladium bisa dikombinasikan dengan emas membentuk emas putih. Sayang, selama beberapa tahun belakangan, logam ini tidak banyak lagi digunakan akibat rendahnya kualitas dari standar yang sudah ditetapkan Hallmark. kantor-kantor pengujian kadar logam sedang berdiskusi untuk menciptakan logam berstandar Inggris.

Menabunglah dari sekarang agar cincin kawin yang Anda miliki nanti tidak mengecewakan.

(Berbagai sumber)

SHARE