Terbang Tinggi dan Radiasi Badai Matahari

0
46

.Sebuah hasil penelitian terbaru tentang kesehatan dan penerbangan menyatakan bahwa para awak pesawat dan frequent flyer ternyata menjadi kelompok yang paling rentan terkena radiasi badai matahari. Para peneliti meyakini bahwa kelompok ini mempunyai presentase paparan radiasi yang lebih tinggi untuk terkena radiasi terutama ketika terbang di atas ketinggian 40,000 kaki.

Selama setahun belakangan ini berita tentang fenomena badai matahari memang sangat mengemuka, terutama setelah sejumlah peneliti NASA memprediksi bahwa puncak badai matahari akan berlangsung pada pertengahan tahun 2013. Meskipun hal ini pasti terjadi, NASA dan badan meteorologi di seluruh dunia meyakinkan bahwa orang-orang tidak perlu khawatir karena badai matahari tidak akan menghancurkan peradaban dunia, karena diperkirakan dampak badai matahari hanya akan menyebabkan kerusakan pada sistem teknologi dan komunikasi akibat gangguan yang dialami satelit di antariksa.

Profesor Mike Hapgood, kepala laboratorium Space Environment Group dan sekaligus pemimpin penelitian ini, mengatakan bahwa seseorang yang sering terbang secara otomatis akan menerima radiasi lebih besar dan tentu saja akan lebih berisiko terkena kanker. Dari hasil penelitian ini, Profesor Mike Hapgood dan rekan peneliti lainnya mengharapkan agar para pelaku bisnis, terutama penerbangan, agar segera menyiapkan cara dan jalan penanggulangan serta mengusahakan keamanan dan kesehatan para pekerja dan penumpangnya. Menurut Profesor Mike Hapgood, dampak terburuk yang mungkin terjadi kalau hal ini tak segera ditindak lanjuti adalah bertambahnya alasan bagi orang-orang untuk takut terbang.

(Berbagai sumber)

SHARE