Orang Buta Ahli Bercinta

0
129

.”Saya mendambakan seorang lelaki bertubuh atletis, tampan, kaya, baik hati, dan pintar melamar saya dalam suatu makan malam romantis.” Mungkin itu impian banyak perempuan di luar sana. Sebaliknya, para lelaki menginginkan seorang perempuan seksi, cantik, pintar, keibuan, sekaligus ‘liar’ menantinya pulang kantor setiap hari dengan masakan penuh cinta.

Semua orang boleh punya kriteria tentang pasangan ideal mereka masing-masing, namun apakah cinta benar memilih? Tidak. Cinta terjatuh begitu saja. Itu sebabnya, dalam bahasa Inggris, mencintai seseorang disebut dengan ‘falling’ in love (jatuh cinta). Apakah seseorang akan merencanakan untuk terjatuh? Tidak. Semua terjadi begitu saja. Begitu pula dengan cinta. Anda tidak akan pernah mengira di mana, kapan, bagaimana, dan dengan siapa Anda akan benar-benar terjatuh dalam cinta.

Love is blind. Cinta benar-benar buta. Anda tidak akan melihat lagi, apakah ia berparas menawan, seksi, kekar, tinggi, pendek, gendut, kurus, kaya, miskin, dan macam-macam? Semua itu tidak penting lagi. Segala hal yang dapat terlihat oleh mata dan logika Anda mendadak lenyap, karena saat cinta muncul, mata hati Andalah yang akan melihat.

Terjatuh dan menjadi buta. Cinta kejam, ya? Lihatlah dari sisi yang berbeda. Semua persyaratan yang membatasi ruang gerak Anda dalam menikmati suatu hubungan tulus, luruh begitu saja kala Anda mengenal dan melihat seseorang yang click di hati. Bila Anda benar jatuh cinta, Anda akan memaklumi segala kekurangan pasangan. Pernah dengar kekuatan cinta mengalahkan segalanya? Benar sekali. Secara logika, mencintai seseorang, Anda akan berani dan rela meninggalkan ego Anda untuknya. Begitu pula pasangan. Saling mengalah dan menerima membuat cinta buta terasa sangat sempurna.

Apa Anda sudah pernah buta dan terjatuh dalam kebahagiaan cinta?

(Berbagai sumber)

SHARE