Leaving Me? No, I Am Leaving You!

0
24

.Punya kekasih yang setia membuat segalanya terasa lebih aman. Aman, hingga suatu hari ia berkata “Saya membutuhkan ruang untuk diri sendiri.” Oh, no! Hubungan yang baik-baik saja di mata Anda ternyata bermasalah baginya. Ada banyak alasan mengapa seorang pria memutuskan ‘pergi’ dari kehidupan Anda. Bisa jadi ini karena Anda terlalu menurutinya atau selalu menuntut dan menginginkan dirinya hanya untuk Anda sendiri selama 24 jam.

Kaum adam tidak suka ditekan terus menerus. Semakin tertekan dia, semakin ingin dirinya keluar dari tempat dan situasi tersebut. Bila Anda masih menginginkannya, lepaskan saja. Setujui keinginannya untuk menjauh dari Anda. Pria merasa risih jika Anda bersikap seperti magnet yang ingin dan selalu harus menempel di dekatnya, kapanpun dan di manapun. Let him go. Bukan untuk selamanya, tapi untuk beberapa saat. Beberapa hari atau minggu sendirian dapat membuatnya merindukan Anda dan menyadari betapa berartinya Anda baginya. Ia pun akan kembali dengan sendirinya ke pelukan Anda.

Seperti telah dikatakan sebelumnya, perempuan selalu ingin dekat saat mencintai seseorang. Namun pria justru merasa jatuh cinta saat jauh dari orang tersebut. Itulah jawaban dan kunci untuk ‘menariknya’ kembali. Sesuatu baru akan terasa berarti, bila hal itu menghilang dari hidup Anda. Setiap manusia mengalami itu, baik lelaki maupun perempuan.

Saat dia memutuskan pergi, Anda akan merasa sangat merindukannya dan lebih menginginkan kehadirannya dibanding biasanya. Lakukan hal yang sama terhadap pria pujaan Anda tersebut. “Let’s break up,” katanya. Mungkin dia tidak benar-benar menginginkan berpisah selamanya. Meski menjauh, dia tetap menganggap Anda sebagai pasangan. Kata-kata merajuk dan membujuk dari Anda untuk mencegahnya pergi adalah skenario sempurna di kepalanya. Namun di saat Anda menyetujuinya dan melepaskannya tanpa beban dengan berkata, “Oke. Kita break saja,” dijamin dia akan shock.

Pria tidak suka kehilangan apa yang sudah menjadi miliknya. Dalam hal ini, Anda. Hal itu sudah menjadi ego seorang pria. Dengan menyetujui keinginannya untuk berpisah menjauh dan memperlihatkan bahwa Anda move on, melanjutkan hidup, dia akan langsung merasa kehilangan. Keadaan pun berbalik. Bukan dia yang pergi. Andalah yang meninggalkannya. Dia akan mulai melihat kembali dari diri Anda – yang sudah menjauh darinya – seorang perempuan mandiri yang dulu pernah meluluhkan hatinya. Tidak lama, dia pasti akan berusaha mendapatkan Anda kembali.

Love is not a game. It is how you ‘play’ it.

(Berbagai sumber)

SHARE