George, Robot Humanoid Pertama dari Inggris Berusia 45 Tahun

0
15

.Apa yang ada dipikiran Anda ketika mendengar kata robot? Apakah robot tempur seperti Voltus V? Atau robot seperti dalam film Will Smith iRobot dan film Bruce Willis di Surrogate? Mungkin Anda tidak akan terpikir seperti robot tempur, karena rasanya nyaris tidak mungkin bahkan di zaman dengan teknologi canggih sekarang ini manusia mampu menciptakan robot tempur seperti Voltus V.

Jika Anda berpikiran robot seperti dari film iRobot, Anda mendekati benar. Robot dengan wujud manusia memang sudah diciptakan oleh orang Jepang. Wujudnya bahkan sangat menyerupai manusia dengan kulit silikon sehingga kulitnya benar-benar nyata. Robot seperti ini disebut android.

Robot yang Ghiboo maksud bukanlah android, tapi murni sebuah robot yang geraknya kaku dan diciptakan sejak zaman Perang Dunia II dengan bahan dasar besi bekas pesawat pembom seharga 15 poundsterling di tahun 1950. Wow! Orang yang mempunyai visi tersebut adalah Tony Sale (79 tahun), seorang mantan penangkap mata-mata Inggris.

Sale menciptakan menciptakan George sang robot ketika dia berusia 19 tahun menggunakan aluminium dan duralumin dari rongsokan pesawat pembom Wellington. Sale membuat George disela-sela kesibukannya sebagai pengajar pilot untuk menggunakan radar di RAF Debden, dekat Saffron Walden, Essex. George mempunyai tinggi sekitar 1,8m dan matanya diberikan sel-sel yang sensitif terhadap cahaya supaya dia dapat pulang ke rumah dengan mata menyala bak botol bir.

George bukanlah robot pertama yang dibuat Sale. Dia pernah membuat robot lainnya ketika berusia 12 tahun dengan menggunakan bahan Meccano. George menjadi luar biasa karena sudah ditinggalkan selama 45 tahun digarasi rumahnya dan dihidupkan kembali. George diberi accu motor sebagai sumber tenaganya dan memungkin dia untuk berjalan, menggerakkan kepala, tangan dan bahkan duduk. George bergerak dengan remote control dengan jarak maksimal 30 kaki.

Kehadiran George benar-benar membuat takjub banyak orang dan media. Dia juga pernah terlihat sedang membawakan belanjaan dan memotong rumput. Sale merasa orang kagum pada George karena penampilannya yang begitu hidup. Sayangnya George bukanlah robot pintar, karena zaman dulu belum ada komputer yang kecil untuk digunakan sebagai otaknya. Oleh sebab itulah, George dikandangkan di garasi.

Setelah dihidupkan kembali, George disumbangkan ke The National Museum of Computing di Bletchley Park, sebuah museum yang juga didirikan oleh Tony Sale.

(Berbagai sumber)

SHARE