Bangun Pagi, Yuk!

0
44

.Bangun pagi benar-benar mengesalkan. Tidak hanya untuk orang dewasa, namun juga bagi anak-anak Anda. Itulah sebabnya, saat Anda membangunkannya pagi-pagi agar si kecil tidak terlambat ke sekolah, ia akan pura-pura tidak mendengar, bermalas-malasan dan bukannya segera mandi, tapi justru kembali tidur.

Stres dan hiruk pikuk yang terjadi di dalam rumah pada pagi hari bisa sedikit berkurang, bila Anda mengetahui cara-cara agar membuat si kecil bisa segera bangun pagi setiap hari. Bangun lebih pagi dapat terjadi jika anak tidur lebih awal. Ya, usahakan buah hati selalu mendapat waktu tidur cukup selama 8-9 jam setiap hari. Tidur delapan jam akan membuat tubuhnya segar, sehingga dia tidak akan kesulitan bangun di pagi hari.

Bila tidur 8-9 jam tetap tidak membuat matanya melek di pagi hari, maka Anda perlu meletakkan jam weker di kamar si kecil. Tidak hanya satu, tapi tiga buah jam. Pilihlah jam dengan nada dering tinggi dan berisik. Letakkan ketiga jam itu terpencar di segala sudut kamar dan jauh dari jangkauan tangan anak saat tidur di tempat tidur. Dengan begini, si kecil harus membuka mata, menggerakkan badannya, bangun, serta melangkah menuju tiga titik tempat jam-jam itu berada, baru dapat mematikan alarm yang menggangu. Setelah dikagetkan dengan bunyi yang bising dan berkonsentrasi untuk berjalan, anak tidak akan tertarik untuk kembali tidur.

Melatih si kecil bangun pagi membutuhkan proses. Tidak hanya pada hari sekolah, namun Anda juga harus tetap membangunkannya pagi-pagi saat akhir pekan. Konsekuensinya, Anda pun harus mau bangun pagi pada hari Sabtu dan Minggu. Anak yang terbiasa bangun pagi setiap hari tidak akan lagi mengalami kesulitan beraktivitas di pagi hari.

Siapa tahu suatu hari nanti justru dia yang akan membangunkan Anda agar tidak terlambat bekerja di pagi hari?

(Berbagai sumber)

SHARE