Tape Recorder: Now and Then

0
35

.Pendiri Sony Akio Morita dalam bukunya Magnetic Tape Recording–What’s a tape corder? yang diterbitkan bulan Agustus 1950 mengatakan, “Sebelum alat perekam diciptakan, ‘merekam’ adalah sesuatu yang tidak lazim dalam kehidupan kita. Untuk merekam diperlukan teknologi yang sangat rumit dan mahal. Namun sekarang dengan tape corder Sony, merekam menjadi mudah sekali, cepat dan murah karena bisa dilakukan kapan pun dimana pun.”

Memang benar apa yang dikatakan Morita 60 tahun yang lalu. Jika bukan karena visi Morita terhadap perusahaan yang didirikannya, maka kita tidak akan mengenal tape recorder, handycam hingga kamera digital.

Dalam bukunya tersebut, Morita juga menyebutkan sebuah contoh album foto. Dengan foto, kita menikmati rekaman visual dalam bentuk gambar. Begitu pula dengan rekaman suara, kita menikmati kenangan yang terkandung dalam rekaman suara tersebut. Rekaman suara juga akan menjadi kenangan yang orang ingin ingat.

Kembali pernyataan Morita di masa lampau telah menjadi kenyataan, bahkan melebihi. Sekarang ini orang tidak hanya dapat merekam gambar (foto) dan suara tapi juga dapat merekam gambar dan suara (audio visual/ video) untuk sebuah kenangan yang tidak terlupakan.

Tokyo Telecommunications Engineering Corporation (sebelum berubah menjadi Sony) menjual tape recorder pertama Jepang pada tahun 1950 dengan nama “G type”. Saat itu membuat rekaman suara sendiri adalah hal yang aneh dan belum pernah dilakukan. Masih sedikit orang yang memahami kata “rekaman” dan fungsi dari tape recorder.

(Berbagai sumber)

SHARE