Berenang Bersama Si Kecil

0
23

.Luangkan waktu menghabiskan akhir pekan yang menyenangkan bersama si kecil di kolam renang. Ya, ajak bayi Anda berenang bersama! Apa tidak terlalu berbahaya menempatkan seorang bayi kecil di dalam air? Untuk apa?

Hal utama yang perlu dicatat adalah bahwa si kecil tidak akan sendirian di sana. Anda harus menemaninya. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, bayi masih terlalu kecil untuk ditinggal beraktivitas sendririan, terlebih di dalam air.

Tidak perlu risau. “Aku sudah menyaksikan sendiri bagaimana bayi menggunakan instingnya untuk berenang. Mereka membuka mata, menggerakkan tungkai kaki, dan menggerakkan badan mereka ke depan secara alami,” ujar Charlene Taylor, seorang perawat bersertifikat di Boston. Berenang bagus untuk bayi karena akan menjadi satu-satunya kegiatan yang dapat membuat si kecil benar-benar bergerak secara mandiri, khusunya sebelum dia sanggup untuk merangkak atau berjalan tanpa bantuan sama sekali.

Air dapat membantu mengangkat berat badannya dan buah hati Anda dapat dengan bebas menggerakkan kaki dan lengannya. Bayi cenderung menyukai hal ini. Anda bisa mulai berenang bersama si kecil sejak ia berumur tiga bulan. Beberapa kelas pelatihan renang untuk bayi mewajibkan orangtua untuk memberikan seluruh vaksin terlebih dahulu pada anaknya sebelum dapat diikutsertakan ke dalam aktivitas air tersebut. Meski begitu, belum ada catatan seorang anak terkena polio setelah berenang.

Untuk membuat anak tertarik untuk berenang, Anda harus menunjukkan betapa air bisa menjadi sangat menyenangkan. Pada saat mandi, percikkan sedikit air dengan lembut ke punggungnya. Sebelum mengajaknya berenang, lihat dulu apakah kolam yang akan Anda gunakan cukup tenang? Bayi akan merasa tidak nyaman, rewel, dan menangis, bila berada pada suatu tempat yang ramai dan berisik. Beradalah di depannya agar dapat selalu melakukan kontak mata. Hal ini dapat membuatnya merasa aman dan tenang. Bila kepercayaan dirinya sudah muncul, jauhkan diri darinya sedikit demi sedikit. Bernyanyilah untuknya. Nyanyian dari orangtuanya akan sedikit menghiburnya, bila ia mulai merasa takut.

Jangan lupa menyiapkan sebotol susu hangat untuknya. Seperti orang dewasa, si kecil akan merasa sangat lapar setelah lelah berenang.

(Berbagai sumber)

SHARE