The Ice Is Nice in Greenland

0
43

.Kalau ada barang yang jumlahnya melimpah-limpah di daerah Greenland, itu sudah pasti air. Entah air yang mengalir dari sumber air atau yang berasal dari glasier yang mencair, yang jelas air sangat banyak di daerah Greenland.

Ketika global warming tak lagi main-main dengan ancaman akan mencairkan semua es di permukaan bumi, pemerintah Greenland mengambil sikap yang tak hanya cepat, tapi juga sangat brilian. Mereka menawarkan lisensi untuk ekspor air. Sejauh ini sudah ada tiga perusahaan yang menyambut gembira ide brilian ini, salah satunya adalah Greenland Springwater, sebuah perusahaan asal Swiss yang berencana membangun sarana pengemasan air minum di daerah barat Island of Disko. Wow, pasti penduduk pulau ini gemar ber-disko. Well, kalaupun belum, sepertinya sebentar lagi.

Secara garis besar, Greenland bisa dijabarkan sebagai sebuah pulau non-benua terluas di dunia. Meskipun masih menjadi bagian dari kerajaan Denmark, namun sejak tahun 1979 mereka sudah hidup bebas dengan status otonomi daerah yang disandangnya. Greenland memiliki luas sekitar 2.5 Juta meter persegi, dengan populasi penduduk hanya sebanyak 57 Ribu orang. Kehidupan alam Greenland yang terbentang luas, liar, dan sudah pasti dingin telah lama menjanjikan sebuah petualangan yang mendebarkan bagi setiap wisatawan yang mau mengunjunginya. Anda bisa menjelajahi keindahan alamnya dengan mengandalkan kedua kaki sehat Anda, mengandalkan peralatan ski, perahu, helikopter, atau mungkin yang lebih tradisional: sebuah dogsled.

Secara kebudayaan, bangsa Greenland memiliki keunikan sendiri yang mereka peroleh dari penggabungan bentuk kehidupan suku Inuit dengan adat istiadat bangsa Denmark. Bentuk keunikan yang paling nyata adalah keteguhan mereka dalam menjunjung tinggi nilai leluhur, namun tetap mau mengikuti perkembangan zaman. Contoh kecilnya adalah kegiatan melubangi es di permukaan air yang beku untuk memancing ikan, sambil mendengarkan musik dari alat pemutar musik digital dan sebotol bir dingin di tangan. Tradisional, tapi tetap trendy.  

Wisata di Greenland sudah barang tentu berhubungan dengan alam sekitar. Ketika alam hanya menyajikan pemandangan putih yang terkumpul dari hamparan dan tumpukan salju, maka masyarakat Greenland memberikan sedikit warna dalam hidup mereka dengan mengecat dinding dan atap rumah mereka dengan warna-warna yang ceria. Tentu saja mereka punya aurora borealis yang tak hanya indahdan juga mistis, tapi juga sempurna sebagai sumber ide dan pemilihan warna.

Kalau Anda adalah seorang petualang sejati, tentunya Anda tak akan segan untuk berlayar ke Aappilattoq dan menikmati pemandangan fjord paling indah di dunia. lanjutkan dengan singgah ke Nanortalik untuk mengunjungi pedesaan yang memiliki pemandangan indah seperti yang terlampir di kartu-kartu pos, dan menjajal terjalnya tebing-tebing batu saat Anda ber-rock-climbing di sana. Di daerah Ilulissat Anda bisa menemukan pelabuhan dan penduduk yang ramah, sekaligus glacier terbesar yang bisa Anda temukan di luar daerah Antartika. memang rumput di sini tak sehijau rumput di negara tetangga, maupun negara asal Anda. Namun keindahan alam dan kekayaan budayanya boleh Anda bandingkan.

(Berbagai sumber).

SHARE