10 Secrets to Make An Ideal Wardrobe

0
58

.Setiap wanita merasa adrenalinnya naik drastis ketika melihat outfit yang sangat lucu dan stylish di sebuah toko. Apa yang anda lakukan dalam keadaan seperti ini? Ambil barang yang anda inginkan dan bergegas lari ke ruang ganti, lalu anda sangat jatuh cinta dan membelinya tanpa memperkirakan nilai kegunaannya? Hasilnya isi lemari anda membengkak, namun anda masih tak punya apa-apa untuk dipakai. Anda harus mengisi dompet dan berbelanja lagi, lagi, dan lagi. Dangerous circle. Bagaimana menghindari kasus seperti ini? Baca dengan teliti rahasia sederhana yang mampu menciptakan ukuran ideal sebuah lemari.

1. The higher heels the better

Suatu yang tak bisa disangkal bahwa high heels membuat kaki terlihat ramping dan lebih semampai. High heels adalah pilihan tepat untuk memberi statement dan tetap dapat digunakan dengan apa saja. Kuncinya adalah: semakin tinggi hak sepatu anda, semakin mudah anda untuk menyesuaikan dengan berbagai kesempatan. Kitten heels memang cute dan nyaman, tetapi kurang serbaguna. Pilih stiletto berkualitas prima dengan material leather dan model yang timeless, namun anda harus tetap memahami kemampuan kaki anda dalam menopang sepasang sepatu. Jangan memaksakan diri membeli banyak high heels jika anda memang tak sanggup berdiri. Beli saja chunky heels yang tampak lebih kuat dan kokoh. Hal penting yang harus anda ingat: investasi sepatu jauh lebih bermanfaat daripada investasi baju.

2. Size does matter

Semua pakaian anda harus tepat ukuran dan jatuh di tubuh anda dengan sempurna. Jika kekecilan atau kebesaran, anda akan terlihat canggung dan postur akan memburuk. Selain itu, selalu perhatikan keseimbangan dan proporsi figur Anda. Sebagai contoh, panjang baju yang ideal adalah tepat di bawah ikat pinggang anda. Jaket pendek akan tampak hebat dengan jeans, kemeja atau t-shirt. Cropped pants harus jatuh tepat di atas pergelangan kaki dan terlihat bagus dengan high heels, flats atau boots.

3. Classic will always chic!
Meski fashion berputar, namun classic outfits akan selalu dicintai karena mudah di mix and match. Dengan memiliki beberapa potong pakaian klasik, anda sudah menghemat dan menjaga kualitas isi lemari anda. Fashion items klasik yang layak anda miliki:
Skinny or bell bottom jeans
Leather jacket
Little black dress
– Trench coat
Black pump shoes
Brown belt
White t-shirt
– Pearl necklace
– Stripes top
– Neutral flatshoes

Blazer

4. Play with colors
Memiliki barang-barang berwarna netral memang baik untuk investasi, namun bukan berarti anda harus mengisi seluruh lemari anda dengan warna hitam. Anda perlu cipratan segar warna-warna cerah dan motif yang unik namun wearable. Ada berbagai cara mengenakan outfit berwarna. Anda akan tampak stylish seketika, meski hanya menambahkan blouse berwarna turquoise saat anda memakai leather jacket hitam, atau menambahkan kalung besar berwarna-warni untuk melengkapi sebuah dress yang simple. Dengan begini, tampilan anda tak melulu suram dan monoton.

5. Invest to basic things first
Pernahkah anda menyisihkan uang sebagai anggaran untuk membeli berbagai macam aksesoris? Sesungguhnya itu adalah kesalahan yang jarang disadari. Membeli basic things yang berkualitas dan beharga lebih mahal akan jauh lebih efektif. Headpiece yang festive memang menggoda, begitu juga gelang dan cincin, namun jika diakumulasikan, barang-barang kecil itu juga akan menguras kantong anda. Lebih baik beli blazer, slingbag, denim jacket atau casual dress yang mudah dikombinasikan.

6. Find your denim’s soulmate
Celana jeans tidak akan pernah mati sampai kapanpun, dan anda tak akan pernah bosan memakainya. Maka anda perlu fokus mencari pasangan yang tepat untuk dipakai bersama jeans kesayangan anda, misalnya blouse berpita yang preppy, ruffles top, cardigan atau printed t-shirt. Pastikan jeans anda tidak jatuh lebih panjang dari 5 mm dibawah mata kaki.

7. Be careful with vintage clothes
Vintage thingy dapat mengubah anda menjadi dua: wanita klasik dan berkelas, atau sesorang yang tidak memiliki selera dalam berpakaian. Bila anda senang mencari barang antik di flea market atau tukang loak, anda harus mempertimbangkan: semakin tua sebuah pakaian, semakin berbeda pula ukuran dan proporsinya. Jadi anda harus mencobanya dengan hati-hati. Lalu perhatikan dengan teliti apakah ada kekurangan seperti noda hitam, bercak kotor, resleting rusak atau keliman kain yang lepas. Jangan sampai niat anda untuk tampil chic malah berubah menjadi lusuh.

8. Use your imaginations
Saat anda berbelanja, pikirkan sejenak apa yang anda pelukan dan apa yang telah anda miliki di rumah. Bayangkan anda sedang mencobanya di depan cermin dan koreksi apa yang tidak perlu anda kenakan. Ingat-ingat aksesoris apa saja yang sudah anda punay, baik kalung, brooches, scarf ataupun belt. Beli barang-barang yang dapat membuat anda tak terlihat membosankan, pikirkan runway look dan streetstyle dari berbagai blog keren. Isi lemari yang ‘hidup’ akan jauh lebih menyenangkan.

9. Dont make fuss
Fashion tidak tercipta untuk membuat anda menjadi repot, kecuali jika anda adalah Lady Gaga atau Nicky Minaj. Jangan membeli sepatu yang sulit dipakai, gaun yang membuat sesak nafas atau tas terlalu mungil yang membuat anda menenteng barang-barang lain karena tidak muat untuk dibawa.

10. Break the rules
List yang telah anda baca dari nomor satu ini sebetulnya bukan peraturan absolut yang harus anda taati. Ini hanya dibuat untuk mempermudah anda dalam berbelanja, namun anda sesekali boleh mematahkannya juga. Misalnya, memakai tas dan sepatu yang selalu senada adalah sesuatu yang terlalu konservatif. Buatlah suatu aksen yang berciri dan menunjukan kepiawaian anda berbelanja. Warna hitam memang fabulous, tapi menambahkan outfit yang cerah sudah mudah ditebak. Memakai hitam dengan merah adalah indah, namun hitam dengan silver lebih tak terduga. Celana warna camel dengan putih mungkin terlihat aman, tetapi camel dengan printed blouse dan aksesoris warna gold akan membuat anda stunning.

Saat anda keluar mengenakan pakaian serba fashionable dari lemari yang teratur, jangan tinggalkan aura dan kepercayaandiri anda di rumah. Well, that’s all.

(Berbagai sumber)

SHARE