Sikap dan Sifat Bayi Perempuan

0
32

.Bayi perempuan berbeda dengan bayi laki-laki, tentu saja. Tidak perlu heran dengan perbedaan si kecil dengan kakak lelakinya, karena semua perbedaan tersebut kebanyakan disebabkan oleh hormon.

Pada awal kelahirannya, bayi perempuan pada umumnya memiliki kemaluan yang membengkak dan mengeluarkan lendir putih yang terkadang bersamaan dengan darah. Tidak perlu cemas, karena hal ini hanya akan berlangsung selama beberapa hari. Penyebabnya tak lain adalah estrogen yang berasal dari aliran darah sang ibu yang masuk ke dalam tubuh bayi.

Meski bertulang kecil dan tidak selincah atau seaktif bayi laki-laki, bayi perempuan ternyata akan lebih berkembang cepat secara mental dan emosional. Mereka lebih cepat menangkap dan mengolah hal baru, serta merespon segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka, dibanding anak laki-laki.

Anak laki-laki cenderung lebih memperhatikan suatu gerakan, seperti mainan mobil-mobilan. Sedang bayi perempuan akan selalu ‘menuntut’ kontak mata dalam setiap kegiatannya. Usahakan selalu berhadapan dengannya saat sedang bermain dengan anak perempuan Anda. Mereka sangat senang memperhatikan orang lain.

Hormon serotonin yang berada pada tingkat tingggi akan membuat seorang anak perempuan menjadi jarang marah dan mudah ditenangkan saat diasuh. Sedang oxytocin membuatnya lebih sensitif, peka dalam menerima dan merespon atmosfir emosi di sekitarnya.

Bila Anda perhatikan, pada tahun pertama pertumbuhannya, kemampuan bersosialisasi dan emotional bayi perempuan akan berkembang dengan cepat. Satu hal yang perlu diingat, meski terlihat lembut, jangan pernah memperlakukan anak perempuan Anda seperti sesuatu yang jauh lebih rapuh dibanding saudara laki-lakinya. Bersikaplah apa adanya. Musik dan aktivitas yang membutuhkan kelincahan badan juga dibutuhkan untuk stimulasi perkembangan otaknya kelak.

(Berbagai sumber)

SHARE